Dinas TPHP Provinsi Bengkulu : Panen Kopi Mengalami Peningkatan Signifikan

Kepala Dinas TPHP Provinsi Bengkulu M. Rizon, mengatakan dengan peningkagan produksi panen kopi

IndonesiaInteraktif.com, Bengkulu -- Dinas Tanaman Pangan, Hortilkutura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu catat produksi untuk panen kopi oleh petani alami peningkatan yang signifikan.

Kepala Dinas TPHP Provinsi Bengkulu M. Rizon, mengatakan dengan peningkagan produksi panen kopi ini, pihaknya berharap supaya para petani kopi bisa menjaga kualitas kopi yang dipanen agar taste  (rasa) dan branding (citra) kopi Bengkulu semakin baik.

"Dengan peningkatan produksi panen kopi ini kami berharap para petani bisa menjaga kualitas kopi agar taste dan brandingnya semakin baik, dan semoga para petani tidak melakukan alih fungsi lahan," kata Rizon saat diwawancara, Jumat (10/05/2024).

Diketahui petani sebelumnya hanya mampu memanen kopi 1,2 ton/hektarnya, namun sekarang para petani kopi dapat memanen hingga 3 ton/hektarnya.

Peningkatan panen kopi ini terjadi dikarenakan para petani terus melakukan intensifikasi pertanian dan melakukan peningkatan kualitas lahan perkebunan mereka, seperti contohnya beralih dari penggunaan pupuk anoraganik (kimia) menjadi pupuk organik (alami).

"Saat ini sudah banyak perusahaan perkebuanan kopi yang menngunakan pupuk organik karena telah terbukti meningkatakan hasil produksi kopi, dan saat ini ini juga di wilayah Provinsi Bengkulu telah memasuki masa musim panen, dimana harga biji kopi telah menyentuh angka Rp60.000/kilogramnya. Harga ini pun menjadi harga tertinggi sejak beberapa tahun terakhir," tutup Kepala Dinas TPHP Provinsi Bengkulu.

Penulis : Arista

Editor : Adv. Rindu Gita Tanzia Pinem, S.H., M.H. CPM