Kapolda Bengkulu Dukung Serbuan Vaksin yang Digelar Kajati

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Drs. Guntur Setyanto, M.Si menghadiri kegiatan vaksinasi massal untuk masyarakat Kota Bengkulu dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2021 bertempat di Mes Pemda Provinsi Bengkulu (Dok/Indoaktif/iiTR)

Indonesiainteraktif.com, Bengkulu - Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu Irjen Pol. Drs. Guntur Setyanto, M.Si, didampingi Karoops dan PLH. Kabiddokkes Polda Bengkulu serta Kapolres Bengkulu menghadiri kegiatan vaksinasi massal untuk masyarakat Kota Bengkulu dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2021 bertempat di Mes Pemda Provinsi Bengkulu, Selasa (16/11/2021).

Kegiatan vaksinasi diselenggarakan atas kolaborasi Kejaksaan Tinggi Bengkulu dengan instansi terkait dengan mengambil tema “Saatnya jadi Pahlawan diri sendiri, orang lain dan Indonesia”.

Vaksinasi dibuka oleh Kajati Bengkulu Agnes Trianti, S.H., M.H. yang mana pelaksanaan vaksinasi vaksinasi hari ini ditargetkan sebanyak 300 dosis namun animo masyarakat Kota Bengkulu yang tinggi sehingga untuk dosis ditambah menjadi 600 dosis.

Dalam sambutannya Gubernur Bengkulu mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi yang diinisiasi Kejaksaan Tinggi Bengkulu hari ini. Gubernur Bengkulu juga mengapresiasi semua pihak serta dukungan dari TNI dan Polri yang telah membantu Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui percepatan vaksinasi kepada masyarakat Bengkulu.

Gubernur Bengkulu menginformasikan bahwa sampai saat ini capaian vaksinasi masyarakat Provinsi Bengkulu telah menunjukkan angka 54% dari jumlah penduduk 1,5 juta jiwa masyarakat Bengkulu yang bisa divaksin.

Disela-sela kegiatan vaksinasi juga lakukan penyerahan sembako kepada masyarakat yang dilakukan oleh Gubernur Bengkulu, Kapolda Bengkulu, Kajati Bengkulu, Danrem 041/Gamas yang diwakili oleh Kasrem.

Dalam kesempatan itu Kapolda Bengkulu bersama Gubernur Bengkulu, Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, berikut unsur Forkopimda lainnya meninjau kegiatan vaksinasi yang berlokasi didalam maupun diluar gedung Mes Pemda Provinsi Bengkulu. (Indoaktif/iiTR)