Pembangunan Balaikota Berendo Merah Putih Tuntas di Tahun 2024

Pembangunan Balaikota atau disebut Berendo Merah Putih itu berlokasi di Jalan air sebakul Kelurahan Pekan Sabtu. Proyek besar ini dikerjakan oleh PT. Paramitra Multi Prakasa dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender, sejak pekerjaan dilaksanakan (Foto: DPS)

Indonesiainteraktif.com, Bengkulu -- Diketahui Dinas Pekerjaan Umum dan penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu menjalankan anggaran Pembangunan Balaikota Bengkulu tahap 1 senilai Rp 35 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022.

Pembangunan Balaikota atau disebut Berendo Merah Putih itu berlokasi di Jalan air sebakul Kelurahan Pekan Sabtu. Proyek besar ini dikerjakan oleh PT. Paramitra Multi Prakasa dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender, sejak pekerjaan dilaksanakan.

Kabarnya dilahan sekitar luar 8 hektare tersebut, tidak hanya akan dibangun Balaikota saja, namun juga akan dijadikan kawasan perkantoran pemerintah Kota Bengkulu. Kendati demikian pembangunan seluruhnya tersebut akan dilakukan secara bertahap.

Anggota DPRD Kota Bengkulu Kusmito Gunawan, SH. MH, mengatakan untuk pembangunan tahap 1 ini baru akan dibangun Balaikota saja. Namun perencanaannya lahan seluas 8 hektare di kawasan jalan Air Sebakul, Kelurahan Pekan Sabtu itu akan menjadi pusat perkantoran pemerintah Kota Bengkulu.

"Nantinya disana, juga akan dibangun beberapa kantor OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Tapi perencanaan ini akan dibangun secara berkala atau bertahap hingga tahun 2024 nanti," sampainya, Senin (23/01/2023).

Rencana pemindahan pusat pemerintahan Kota Bengkulu dari kawasan Bentiring ke Kelurahan Pekan Sabtu ini, menurut Kusmito bukan tanpa alasan,  karena di kawasan Pusat Pemerintah Kota Bengkulu saat ini sudah tidak bisa melakukan pengembangan pembangunan.

Sedangkan secara aturan tidak melanggar, lantaran lokasi yang sedang dilakukan pembangunan saat ini telah selesai dengan Daerah (Perda) Nomor 4 tahun 2021 tentang tata ruang wilayah Kota Bengkulu.

"Untuk tempat perkantoran saat ini, sudah kita ketahui semua sudah sulit untuk mengembangkan pembangunan karena sudah dekat dengan pantai juga sudah padat, sudah ada Perguruan tinggi, dengan pindahnya ini perkantoran ini nanti juga menjadi pemerataan pembangunan," sampainya.

Kusmito melanjutkan, selain pusat pemerintahan, nantinya diharapkan pembangunan yang disebut-sebut Kota Merah Putih ini juga menjadi menjadi pusat perekonomian untuk Kota Bengkulu.

"Diharapkan kedepannya juga menjadi pusat perekonomian, karena disana dekat dengan jalan tol, sehingga lebih memudahkan investor akan berminat investasi di Bengkulu," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga Arlina (29), warga RT 9 RW 7 Kelurahan Pekan Sabtu mengatakan, tidak tau persis apa yang akan dibangun oleh pemerintah disekitar kediamannya itu. Namun dia menyadari kalau saat ini pemerintah Kota Bengkulu sedang melakukan Pembangunan di kawasan Kelurahan Pekan satunya.

"Saya tidak tahu persis pemerintah akan membangun apa, tapi kalau kabar-kabarnya akan membangun perkantoran Kota Bengkulu. Memang sudah ada pembangunan, tapi sepertinya pemandangan itu baru masjid saja, kerena yang dibangun seperti Bentuk masjid karena ada kubahnya," kata dia.

Sedangkan Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemerintah Kota Bengkulu saat dikonfirmasi Radar di Gedung PUPR Belum bisa diminta keterangan lebih lanjut. (DPS)