Pemprov Bengkulu Segera Lakukan Lelang 6 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Eselon II

Pemerintah Provinsi Bengkulu segera melalukan lelang 6 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) eselon II di lingkup Pemprov Bengkulu, Selasa (19/03/24) (Photo : Arista)

IndonesiaInteraktif.com, Bengkulu -- Pemerintah Provinsi Bengkulu segera melalukan lelang 6 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) eselon II di lingkup Pemprov Bengkulu, Selasa (19/03/24).

Melalui Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu Gunawan Suryadi, S.Sos, M.AP., mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengirimkan rekomendasi untuk dilakukan lelang jabatan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Kita sedang mengajukan ke KASN saat ini sedang berproses.

"Saat ini pihaknya masih menunggu jawaban dari KASN, sebelum benar-benar akan dilakukan lelang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) eselon II," ucapnya.

"Insya Allah setelah mendapat rekomendasi, akan segera dilaporkan ke pimpinan untuk segera dilakukan open bidding," tambahnya.

Panitia Seleksi (Pansel) juga sudah ditentukan. Yang diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu Isnan Fajri, S.Sos., M.Kes.

"Panselnya masih seperti kemarin pada saat ujikom," lanjutnya.

6 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) eselon II yang akan dilelang dilingkup Pemerintah Provinsi Bengkulu sebagai berikut :

Yakni Kepala Biro Umum, Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra), dan biro Ekonomi. Dimana jabatan ini saat ini kosong. Selanjutnya, jabatan Direktur RSUD dr. M. Yunus, pasca dicopotnya direktur sebelumnya, yakni dr. Anjari Wahyu Wardhani. Dua jabatan lainnya yakni  Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) dan Kepala Dinas Pendudukan dan Capil (Dikcapil), yang juga  akan ditinggal pejabatnya lantaran akan pensiun ditahun 2024.

"Khusus Rumah Sakit, masih menunggu apakah ada pengecualian, kita tergantung dari arahan pimpinan. Untuk pengisian Direktur RSUD itu nantinya apakah boleh diisi oleh tenaga profesional seperti halnya di tahun 2022 lalu, sehingga dr. Anjari bisa masuk dalam proses lelang tersebut," tuturnya.

"Apakah lelang ini juga berpeluang untuk tenaga profesional atau seperti apa. Artinya kita masih menunggu. Kita ajukan dulu, setelah mendapat hasil mendapatkan hasil nanti baru akan dilakukan rapat teknisnya, " tutupnya.

Penulis : Arista

Editor : Adv. Rindu Gita Tanzia Pinem, S.H., M.H. CPM