Indonesiainteraktif.com, Pekanbaru -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali mendapat pengakuan nasional atas komitmennya dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemprov Riau dianugerahi Bhumandala Award–Inovasi Pemanfaatan Informasi Geospasial Tahun 2025 oleh Badan Informasi Geospasial (BIG).
Penghargaan tersebut diterima pada acara yang digelar di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta. BIG memberikan apresiasi itu atas inovasi Pemprov Riau melalui “Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Riau”, yang dinilai efektif mendukung upaya pencegahan dan pengendalian karhutla di wilayah Riau. Kepala Pelaksana BPBD Damkar Riau, M. Edy Afrizal, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas penghargaan tersebut.

“Iya, Alhamdulillah Pemprov Riau meraih penghargaan Bhumandala Awards Tahun 2025 yang diselenggarakan Badan Informasi Geospasial,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).
Edy menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam menangani karhutla.
“Penghargaan ini sebagai bentuk komitmen dan keseriusan Pemprov Riau dalam pencegahan maupun penanggulangan bencana karhutla. BIG menilai sistem informasi pengendalian karhutla di Riau layak mendapatkan apresiasi. Tentu ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan upaya pencegahan di wilayah Riau,” tambahnya.
Menurut Edy, Bhumandala Awards 2025 mengusung tema Inovasi Pemanfaatan Informasi Geospasial, yang diberikan kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang berhasil memanfaatkan data geospasial secara maksimal untuk kepentingan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala BIG Muhammad Aris Marfai, Sekretaris Utama BIG RA Belinda Arunarwati Margono, Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI Joko Santoso, Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas Medrilzam, serta sejumlah pimpinan lembaga lainnya.
Penghargaan ini menambah deretan rekognisi bagi Pemprov Riau yang terus berupaya memperkuat sistem mitigasi karhutla melalui pemanfaatan teknologi dan koordinasi multisektor. (adv)