Sespimmen Angkatan 61, Mantan Wakapolres Bengkulu Kompol Farouk Wakili Polda Bengkulu di Istana Negara

Farouk Oktora, S.IK

Kompol Farouk Oktora, S.IK, SH Mengikuti Arahan Presiden Jokowi di Istana Negara dalam Rangka Sespimmen Polri ke 61

 

Indonesiainteraktif.com, - Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Bengkulu Kompol Farouk Oktora S.IK SH yang tengah mengikuti Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-61 Tahun Anggaran 2021 menjadi salah satu perwakilan yang menghadiri arahan Presiden RI Joko Widodo di istana negara, Rabu (14/4/2021).

Dikatakan Kompol Farouk, dirinya merasa bangga bisa mewakili Sespimmen angkatan 61 untuk mendengarkan arahan dari Presiden RI tersebut. 

Untuk diketahui, peserta Sespimen Polri Dikreg ke-61 tahun ini ada sebanyak 270 orang yang terdiri 248 peserta dari Polri dan 22 orang peserta tamu dari TNI.

"Alhamdulillah saya menjadi salah satu wakil menghadiri arahan dari Bapak Presiden. Harapan saya tentu arahan dari Bapak Presiden ini bisa menjadi acuan dan semangat bagi saya dan peserta lainnya selama mengikuti Sespimen Polri ini," kata Kompol Farouk.

Mantan Wakapolres Bengkulu ini juga mengatakan, dirinya menjadi salah satu peserta dari Polda Bengkulu yang terpilih mengikuti Sespimmen angkatan 61 yang kedepan akan kembali mengabdi untuk Polda Bengkulu. Namun demikian, sebagai Anggota Polri dirinya siap ditugaskan dimanapun sesuai perintah. 

Farouk Oktora

"Sebagai Anggota Polri yang terikat dengan sumpah, saya siap mengabdikan diri sesuai perintah dimanapun dan kapanpun," Ujar Kompol Farouk.

Dalam arahannya, Presiden RI Joko Widodo mengatakan, dimasa pandemi Covid-19 ini membutuhkan kecepatan untuk bertindak dan inovasi untuk melangkah, tantangan kedepan semakin beragam jenisnya dan semakin sulit diprediksi.

"Kita tidak menyangka kehadiran Covid-19, semua negara di dunia tidak ada yang memprediksinya, perubahan iklim dapat memicu semakin banyaknya bencana alam, termasuk juga ancaman keamanan, dalam bentuk intoleransi, radikalisme dan terorisme dengan cara-cara yang baru," demikian Jokowi.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan, untuk itu diperlukan cara-cara yang cerdas untuk mengatasinya. "Aksi yang cepat dan tepat terukur menjadi kucni dalam mengatasi tersebut, hal ini karena melihat tantangan TNI-Polri yang semakin dinamis saat ini," kata Presiden.