Disdukcapil Kota Bengkulu Mendorong Era Digitalisasi dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD)

Disdukcapil Kota Bengkulu Mendorong Era Digitalisasi dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD) pada Senin (7/8/23) , (Foto : Andre Putra)

 

 

Indonesiainteraktif.com , Kota Bengkulu -- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu mengumumkan bahwa saat ini stok blangko Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik di wilayah tersebut mencapai 5.000 keping. Kepala Disdukcapil, Widodo, menyampaikan hal ini pada Senin (7/8/23).

Widodo menjelaskan bahwa pencetakan KTP elektronik difokuskan untuk masyarakat yang belum memiliki KTP elektronik guna mengantisipasi kekurangan blangko KTP. Selain itu, beberapa masyarakat akan dialihkan untuk menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Meskipun begitu, penyetaraan identitas kependudukan digital dengan KTP elektronik dalam aspek keabsahan masih sulit dilakukan karena regulasi untuk penerapannya belum ada.

"Kita akan memilih mencetak TP elektronik karena keterbatasan blangko dan beberapa masyarakat akan dialihkan untuk menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD)," ujar Widodo.

Disdukcapil tetap mendorong masyarakat untuk menggunakan IKD dengan tujuan agar Kota Bengkulu siap dalam pergeseran ke era digitalisasi. Mereka menargetkan 60 persen masyarakat Kota Bengkulu akan menggunakan aplikasi IKD pada tahun 2023 saat pertama kali diluncurkan. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau semua warga untuk mendaftar IKD sebagai bagian dari program nasional.

Widodo juga membeberkan keunggulan menggunakan identitas kependudukan digital, seperti mempermudah verifikasi diri tanpa harus membawa KTP fisik, mempermudah akses pelayanan publik, dan memudahkan akses data anggota keluarga. Selain itu, penggunaan IKD lebih simpel, tidak perlu disimpan di dalam dompet, tidak memerlukan fotokopi KTP untuk mengakses layanan publik, lebih aman dari pemalsuan data penduduk, dan mengatasi masalah KTP yang hilang.

Penulis : Andre Putra
Editor : Daddy