Berdasarkan Edaran Gubernur Bengkulu Mengenai Donasi Untuk Bencana Alam Di Lahat Beberapa Waktu Lalu Sudah Terkumpul Sumbang Dari Delapan OPD

Berdasarkan Edaran Gubernur Bengkulu Mengenai Donasi Untuk Bencana Alam Di Lahat Beberapa Waktu Lalu Sudah Terkumpul Sumbang Dari Delapan OPD, Senin 03-04-2023 (Foto : Fakrudin)

IndonesiaInteraktif.com, Bengkulu - Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Biro Pemkesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu, Syarifuddin mengatakan, Berdasarkan edaran Gubernur Bengkulu mengenai donasi untuk bencana alam di lahat beberapa waktu lalu, saat ini sudah terkumpul sumbang dari delapan OPD.

"Untuk donasi di Lahat sudah terkumpul dari delapan OPD sekitar Rp50 juta, " sampainya.

Kemudian pihaknya aka terus mengumpulkan donasi dari OPD lainya, sehingga setelah semua donasi terkumpul dan diakomodir kemudian akan segera disalurkan korban bencana di kabupaten lahat. 

"Kita akan terus berusaha untuk mengumpulkan sumbangan dari OPD lainya, Mudah-mudahan dana yang terkumpul bisa segera kita akomodasi segudang bisa kita salurkan, " katanya. 

Syarifuddin berharap kepada OPD yang belum menghimpun donasi untuk segara menghimpun agar dalam waktu dekat donasi segara bisa di salurkan. Sedangkan untuk penyaluran Donasi, pihaknya masih menunggu petunjuk langsung dari Gubernur Bengkulu.

"Kita akan konfirmasi dengan OPD yang belum menghimpun Donasi, jika cuma yang sudah ada itu maka penyaluran nanti kita tunggu petunjuk dari Gubernur Bengkulu. Untuk saat ini yang terkumpul sekitar Rp50 juta, " ujarnya. 

Lebih jauh, terkait dengan donasi untuk Bencana Turki juga belum di salahkan dan akan di saluran bersama dengan donasi dari Yayasan Rabbani. 

"Sedangkan untuk Turki akan disalurkan Rp100 Juta dan akan kita gabungkan dengan penyaluran dari Yayasan Rabbani. Semua yang kita berikan bentuk uang," katanya. 

Untuk masyarakat masih ada kesempatan jika yang ingin mendonasikan sebagian hartanya dapat membantu melalui Bank mandiri dengan nomor rekening 179.0079772021 atas nama Bengkulu Peduli Bencana.

Sedangkan untuk donasi barang, saat ini pihaknya akan melaksanakan rapat koordinasi dengan Dinas Sosial dan pihak terkait apakah akan membuka posko atau tidak.

"Kita akan melakukan rapat koordinasi untuk membahas penyaluran bantuan tersebut apakah dalam bentuk sembako, barang dan lainnya serta akan membuka posko penyaluran bantuan tersebut," tutupnya. (RGT)

Diketahui, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan melaporkan bencana banjir bandang setinggi mencapai 1,5 meter di Kabupaten Lahat itu terjadi pada Kamis (9/3) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Akibat banjir tersebut sebanyak ratusan rumah warga rusak, 39 rumah dan tiga bangunan sekolah hanyut terbawa arus serta 40 hektare lahan sawah rusak hingga gagal panen.

Editor : Rindu Pinem