Departemen Teknik Sipil Unand Kembali Gelar Seminar Nasional ACE ke-8

Ketua panitia seminar, Dr. Andriani, MT.

 

Indonesiainteraktif.com, Padang - Departemen Teknik Sipil Universitas Andalas kembali menyelenggarakan Seminar Nasional Andalas Civil Engineering (ACE) ke-8. Seminar ini merupakan seminar tahunan Teknik Sipil yang telah dilaksanakan sejak tahun 2014 lalu dan untuk tahun ini, seminar diselenggarakan atas kerjasama Departemen Teknik Sipil dan LPPM Unand dengan PT. Nidya Karya.

Diselenggarakan secara offline dan online di Science Techno Park Universitas Andalas dengan mengangkat topik "Green Infrastructure Initiatives For Sustainable
Development."

Seminar ini terbagi ke dalam delapan sub tema yang terdiri dari Structure and Materials, Water Resources Engineering and Management, Construction Management, Transportation Engineering and Systems, Geotechnical Engineering, Mitigation and Disaster Management, Environmental Impact Management and Prevention, dan Management of In frastructure, Assets and Facilities.

Dr. Andriani, MT., selaku ketua panitia mengatakan, bahwa seminar ACE tahun ini diikuti oleh sekitar 135 orang pemakalah dan peserta baik dari dalam maupun luar negeri yang berasal dari instansi-instansi yang berbeda. Para pemakalah akan mempresentasikan makalah mereka pada sesi Paralel Sesion secara daring melalui aplikasi zoom.

"Kegiatan ACE 8 dilaksanakan secara online dengan jumlah 16 breakout room dan satu room utama, yang terdiri dari tiga sesi, dimana masing-masing sesi terdiri dari lima paralel session. Dan khusus untuk sesi satu ada enam paralel sesion," kata Andriani dalam keterangannya, Selasa (7/11/2023).

Tidak hanya itu, seminar tersebut, turut menghadirkan enam orang Keynote Speakers yang terdiri dari peneliti dan dosen dari berbagai disiplin ilmu serta praktisi yang berasal dari perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.

"Enam orang Keynote Speakers tersebut yaitu Dr. lswandaru Widyatmoko (AECOM Technology Corporation, Centre of Excellence for Asset Consultancy, London, United Kingdom), Dr. Lilian Gungat (Universiti Malaysia Sabah (UMS), Malaysia), Prof. Dr. Eng Maidiawati (Institut Teknologi Padang (ITP), Padang, Indonesia), Mas Mera, Ph.D (Universitas Andalas, Padang, Indonesia), Yossyafra, Ph.D (Universitas Andalas, Padang, Indonesia), dan Benny Hidayat, Ph.D (Universitas Andalas, Padang, Indonesia)," jelas Andriani.

Bayu Martanto Adji, Sekretaris Panitia Seminar Nasional ACE berharap, kehadiran peneliti dan praktisi dari berbagi bidang ilmu mampu memberikan ide dan masukan pada penelitian terbaru, yang berkenaan dengan infrastruktur hijau.

"Selain itu diharapkan dalam kegiatan ini akan terjalin jaringan komunikasi ilmiah antara sesama ahli dan penggiat infrastruktur hijau tingkat nasional," harapnya.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unand Dr. Ing. Ir. Uyung Gatot Syafrawi Dinata, M.T., dalam sambutannya mengatakan, bahwa Departemen Teknik Sipil memiliki peran krusial dalam mendukung dan mengembangkan inisiatif infrastruktur hijau untuk pembangunan yang berkelanjutan.

"Salah satu fokus utama departemen Teknik Sipil Universitas Andalas dalam green infrastruktur initiatives adalah perencanaan yang berorientasi pada lingkungan. Mereka berperan dalam merancang infrastruktur yang mendukung penggunaan energi terbarukan, pengelolaan air yang efisien, dan penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan," jelasnya.

Sementara itu, Prof. Ikhwana Elfitri ST, MT, Ph. D., selaku Dekan Fakultas Teknik Unand juga menyampaikan, bahwa kegiatan seminar ini sangat relevan dengan salah satu Peran Departemen Teknik Sipil Unand dalam mengintegrasikan konsep green infrastruktur dengan prinsip-prinsip yang berhubungan dengan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

"Selain itu, Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik juga menjalankan penelitian dan pengembangan untuk mengidentifikasi solusi dan inovasi baru dalam pengelolaan infrastruktur yang berkelanjutan bekerjasama dengan pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan industri untuk mengembangkan metode dan teknologi yang ramah lingkungan," terangnya.

Pihaknya menyampaikan ucapan selamat serta harapannya terhadap acara ini. Selamat mengikuti Andalas Civil Engineering Conference ke-8 tahun 2023 dan rangkaian kegiatan pendukungnya.

"Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat memberikan masukan dalam merancang infrastruktur yang mendukung penggunaan energi terbarukan," harap Ikhwana Elfitri menutup. (Warman)