Indonesiainteraktif.com, Riau - Gubernur Riau Syamsuar meninjau kegiatan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk Ulama Pekanbaru di Masjid Raya Annur Pekanbaru, Minggu (30/05/2021).
Ia mengatakan bahwa, kegiatan vaksinasi COVID-19 saat ini merupakan salah tugas pemerintah untuk masyarakat yang diprioritaskan kepada petugas publik dan lansia. Petugas publik yang dimaksud adalah petugas masjid dan para ulama yang sehari-harinya berinteraksi dengan masyarakat.
"Untuk bapak atau ibu yang telah divaksinasi saat ini jangan langsung pulang, tunggu di sini sekitar 15 menit tujuannya untuk melihat apakah ada pengaruh pada tubuh," terang Gubernur Riau.
Gubernur berharap, pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan baik serta dapat memaksimalkan untuk kesehatan masyarakat, dan ini sebagai upaya untuk menuntaskan COVID-19 di Provinsi Riau.
"Mudah mudah ini dapat berhasil dengan baik," harapnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, Ilyas mengatakan bahwa, target kegiatan vaksinasi COVID-19 untuk hari ini 3.200 orang. Kemudian sasaran vaksinasi ini adalah seluruh iman, taklim, pengurus, para ustaz, serta ulama yang berada di Kota Pekanbaru.
"Vaksinasi ini sudah berlangsung di beberapa hari dan di beberapa tempat," katanya.
Lebih lanjut Ilyas menjelaskan bahwa Kota Pekanbaru terdiri dari 1.380 masjid dan musala. Dari jumlah tersebut dibagi dalam tiga kategori, yakni masjid paripurna terdiri dari 99 masjid. Dari masjid paripurna untuk tahap ini pihaknya meminta perwakilan 10 orang, sehingga totalnya 990 orang,
Lalu masjid yang imamnya lebih intensif oleh pemerintahan kota yaitu 549 masjid, diwakilkan tiga orang menjadi 1.647 orang. Terakhir, masjid binaan masyarakat sebanyak 750, dan diwakilkan satu orang per masjid sehingga 750 orang yang divaksinasi. Dengan demikian, total vaksinasi yang akan dilaksanakan pada hari ini kurang lebih sekitar 3.000 orang.
Turut hadir Wali Kota Pekanbaru Firdaus, Kepala Dinas Kesehatan (KadisKes), Mimi Yuliani Nazir serta para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. (Adv)