Wakil Jaksa Agung RI, Setia Untung Arimuladi
Indonesiainteraktif.com - Setelah menetapkan 7 (Tujuh) Kejaksaan Tinggi berkualifikasi pemantapan yakni Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan, sejak bulan Agustus 2020 lalu, Kejaksaan Agung telah pula melakukan seleksi jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi berkualifikasi pemantapan yang melibatkan mantan Kepala Kejaksaan Tinggi dan para pejabat eselon 2 dilingkungan Kejaksaan Agung RI.
Tidak mudah untuk menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi berkualifiksi pemantapan ini, hanya pejabat Kejaksaan yang berkualitas dengan rekam jejak yang baik dapat lolos dari seleksi yang super ketat ini. Pada tahap awal, seleksi ini diikuti oleh 26 Jaksa yang sekarang sedang menjabat struktural Eselon II a.
Pada hari Selasa (3/11/2020) yang lalu, Kejaksaan Agung telah mengumumkan hasil dari seleksi untuk menuju tahap selanjutnya. Pada seleksi ini diperoleh enam nama jaksa yang akan melakukan seleksi akhir yang akan dinilai langsung oleh Wakil Jaksa Agung, Ketua Komisi Kejaksaan, Jaksa Agung Muda Pembinaan, Jaksa Agung Muda Pengawasan, dan Wakil Kepala BKN (Badan Kepegawaian Negara).
"Ada enam jaksa yang lolos seleksi ini, selanjutnya akan dilakukan seleksi tahap akhir, para peserta yang lolos tahap akhir ini akan mengisi posisi jabatan Kepala Kejati di DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, da Sulawesi Selatan.' Kata Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi dalam keterangan tertulisnya.
Hal yang membanggakan dalam seleksi jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi Berkualifikasi Pemantapan ini, pada ke enam peserta yang lolos seleksi Kepala Kejati Tipe A ini, ada salah satunya merupakan putra asli Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu, yang bernama Idianto yang dilahirkan di Desa Cuko Enau Kecamatan Kaur Utara.
Sebelum diangkat sebagai Direktur Pengawalan Pembangunan Strategis Nasional Jamintel Kejaksaan Agung, Idianto sudah memiliki pengalaman sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali.
Idianto biasa disapa Abang "To" ini memiliki jiwa sosial yang tinggi dan acap kali memberikan bantuan kepada masyarakat Kaur. Hal yang sama juga dilakukan oleh adik kandung beliau Gusrl Pausi yang saat ini menjadi petahana (Calon Bupati Kaur) pada Pilkada serentak 2020
Walaupun Gusril Pausi merupakan adik bungsu dari Idianto, beliau memiliki kepribadian yang sangat mandiri, bertanggung jawab, memiliki inovasi dalam membangun daerah Kaur. Selain itu dikagumi oleh para warganya di Kaur, hal ini karena Gusril Pausi suka berbaur bersama masyarakat diberbagai kesempatan.
Terhadap adanya tudingan para lawan politik yang mengatakan bahwa dimasa pemerintahan Gusril pembangunan di Kaur tidak tampak, berdasarkan hasil pantauan awak media Indonesiainteraktif.com di lapangan, ternyata dalam melaksanakan pembangunan, pemerintahan di bawah Gusril memprioritaskan melaksanakan pembangunan secara merata di setiap Kecamatan, bukan hanya di pusat Kota saja. Sehingga hasil pembangunan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat secara merata.
Pembangunan memang milik seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya di pusat kota tetapi di seluruh daerah di Kabupaten Kaur.


Sumber: Kejaksaan.go.id dan hasil monitoring lapangan di Kaur.