Kawasan Tanaman Remaja Kota Bengkulu Dilakukan Penataan Ulang

Sementara menjawab terkait biaya pengembangan taman ini, nantinya akan bersumber dari APBD Pemerintah Provinsi Bengkulu (Photo : Arista)

IndonesiaInteraktif.com, Bengkulu - Kawasan Tanaman Remaja Kota Bengkulu akan dilakukan penataan ulang oleh Dinas PUPR Provinsi Bengkulu. Rencananya taman tersebut akan dilengkapi sarana gedung aula yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai gedung untuk pertemuan, pesta rakyat serta acara pernikahan.

Penataan ulang tajam remaja ini membutuhkan konsep yang matang.  Dalam hal ini sambung Tejo, pihaknya akan menata taman remaja bukan dengan konsep kebun binatang. Namun  dalam bentuk bangunan atau tempat yang bisa digunakan oleh masyarakat luas.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, mengatakan pembangunan gedung ini akan dilakukan di area kebun binatang, sementara di bagian taman dan ruang terbuka hijau, akan dilengkapi sarana joging track (lintasan area joging) juga area bermain masyarakat, dan sarana penunjang lainnya.


“pembangunan gedung yang bisa dimanfaatkan untuk pesta rakyat, bisa untuk disewakan ke acara pernikahan. Ada taman yang bisa digunakan untuk tempat joging, taman bermain masyarakat, ada juga bisa untuk area perlombaan,” ujar Tejo Suroso, Jumat (26/4).

Penataan ulang Taman Remaja ini akan direncanakan pada tahun 2025 mendatang. Namun untuk estimasi anggaran akan diajukan pada APBD Perubahan 2024 ini.

“Rencananya tahun 2025, tahun 2024 ini kita menyusun perencanaan pembangunan. Nanti kita lihat seperti apa taman remaja yang ada di daerah lain seperti Malang, Bali dan Solo,” tambahnya.

Sementara menjawab terkait biaya pengembangan taman ini, nantinya akan bersumber dari APBD Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Kita gunakan APBD, sebelumnya itu kita tawarkan sama investor. Tapi tidak ada, jadi kita putuskan penataan nanti menggunakan APBD. Pembangunannya nanti menyesuaikan APBD kisaran Rp30 – 50 miliar, ” jelasnya.

Ditambahkan Tejo Suroso, untuk peningkatan pembangunan kawasan Taman Remaja nantinya pihaknya tetap akan mempertahankan pohon-pohon mahoni yang menjadi tamanan khas di taman tersebut. Setelah revitaliasi tersebut diharapkan nantinya taman lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Penulis : Arista

Editor : Adv. Rindu Gita Tanzia Pinem, S.H., M.H. CPM