Kecelakaan Maut di Seluma, Satu Pengendara Meninggal Dunia

nsiden tragis ini terjadi di jalan lintas Bengkulu - Manna, tepatnya di Desa Air Latak, Kecamatan Seluma Barat, pada Minggu sore, 9 Februari 2025 (Photo : Arista)

 

IndonesiaInteraktif.com, Bengkulu -- Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di Kabupaten Seluma. Insiden tragis ini terjadi di jalan lintas Bengkulu - Manna, tepatnya di Desa Air Latak, Kecamatan Seluma Barat, pada Minggu sore, 9 Februari 2025, sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, kecelakaan ini diduga terjadi akibat kegagalan dalam menyalip. Dua sepeda motor bertabrakan secara frontal, menyebabkan satu pengendara sepeda motor Yamaha Vixion tanpa nomor polisi meninggal dunia di tempat. Sementara itu, satu pengendara lainnya, yang mengendarai Yamaha R15 dengan nomor polisi BD 4953 IA, mengalami luka serius dan dalam kondisi kritis. Korban segera dilarikan ke RSUD Tais untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut keterangan saksi mata, Jonson, yang kebetulan melintas di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat pengendara Yamaha R15 yang datang dari arah Kota Bengkulu berusaha menyalip kendaraan di depannya. Namun, pengendara tidak menyadari adanya sepeda motor Yamaha Vixion yang datang dari arah Bengkulu Selatan, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

“Kalau dari kelihatannya memang ngebut tadi kendaraan R15 dari Bengkulu karena mau menyalip, tapi dari arah berlawanan ada motor Vixion sehingga keduanya bertabrakan,” ujar Jonson pada Sabtu (9/2).

Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Seluma langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat kecelakaan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih dalam proses identifikasi oleh pihak berwenang. Kepolisian mengimbau kepada seluruh pengendara untuk lebih berhati-hati dan selalu memperhatikan kondisi jalan serta kendaraan dari arah berlawanan, terutama saat hendak menyalip.

Kasus kecelakaan ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti serta faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap kejadian ini.

 

Penulis : Arista

Editor : Adv. Rindu Gita Tanzia Pinem, S.H., M.H., CPM. CPA