Mutasi, Bupati Mukomuko Lantik 63 Pejabat Baru

Bupati Mukomuko H. Sapuan, SE., MM., Ak., CA., CPA menyelenggarakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Gedung Balai Daerah Mukomuko (Dok/Indoaktif/Adv)

Indonesiainteraktif.com, Mukomuko - Bupati Mukomuko H. Sapuan, SE., MM., Ak., CA., CPA menyelenggarakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dalam jabatan pengawas, jabatan administrator dan jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, di Gedung Balai Daerah Mukomuko, Jum’at (01/07/2022).

Dari total 63 pejabat yang dilantik, terdiri dar 15 jabatan pengawas, 41 pejabat eselon III, 7 orang pejabat eselon II. Adapun sejumlah eselon II atau jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik, merupakan talent terbaik, hasil seleksi lelang jabatan yang diselenggarakan Pemkab Mukomuko, untuk mengisi kekosongan jabatan beberapa waktu lalu.

Mutasi dan promosi pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Mukomuko merupakan penyegaran kinerja. Bertujuan untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang lebih baik, meningkatkan sinergitas, pengembangan inisiatif baru dan meningkatkan kinerja organisasi.

Selain itu, juga bertujuan untuk peningkatan kompetensi aparatur sipil negara dalam melaksanakan tugas kerja di lingkungan Pemkab Mukomuko. Kemudian, bagi pejabat yang diangkat dalam jabatan baru, tiada lain menjadi bagian toour of duty (pengalaman dinas) dalam meniti karier.

‘’Kepada semua pejabat yang dilantik pada hari ini, saya berharap dapat menjadi role model (teladan yang baik) bagi lingkungan kerjanya maupun di luar lingkungan kerjanya. Yang terpenting lagi, jaga integritas daerah, bangun sinergitas dan jalin komunikasi dan koordinasi untuk secara bersama membangun Kabupaten Mukomuko ke arah yang lebih baik lagi,’’ ungkap Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati juga mengingatkan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Mukomuko untuk dapat bekerja maksimal dalam proses realisasi anggaran. Disampaikan juga, penyerapan anggaran tahun lalu belum maksimal dan diharapkan dengan adanya pengisian jabatan devenitif serta rotasi pergeseran jabatan, membuat penyerapan anggaran bisa semakin maksimal.

‘’Saya berharap saling berkoordinasi satu sama lain. Karena tanpa kerjasama, tidak mungkin kemajuan yang kita inginkan bisa tercapai,’’ ujarnya.

Pada kesempatan ini, Bupati juga menyampaikan persoalan nilai Monitoring Centre for Prevention (MCP) yang diperoleh Pemkab Mukomuko pada penyelenggaraan pemerintahan tahun 2021. Kendati secara kredit nilai mengalami kenaikan yang signifikan, akan tetapi Kabupaten Mukomuko masih di peringkat 7 dari 10 kabupaten kota se Provinsi Bengkulu. 

‘’Saya minta MCP ini dapat menjadi perhatian khusus. Mudah-mudahan dengan dilantiknya pejabat kepala OPD yang baru ini, dapat memperbaiki keadaan. Bisa bekerja cepat, bekerja maksimum,’’ pintanya. (Indoaktif/Adv)