Pemkot Siap Sinergi dengan Polres dalam Pengamanan Arus Mudik Lebaran

Sekda Kota Bengkulu Arif Gunadi Rakor Lintas Sektoral Dalam Rangka Kesiapan Operasi Ketupat Nala di Mapolres Bengkulu (Dok/Indoaktif/Adv)

Indonesiainteraktif.com, Kota Bengkulu - Arus mudik lebaran tahun 2022 diprediksi akan terjadi lonjatan yang signifikan termasuk di Kota Bengkulu. Ini karena sudah 2 tahun berturut-turut pemerintah mengeluarkan kebijakan tidak boleh mudik karena Covid-19.

Oleh karena itu, pengamanan arus mudik lebaran juga perlu diperketat. Sabtu malam (24/04/2022) juga Polres Bengkulu menggelar rakor lintas sektoral dalam rangka kesiapan Operasi Ketupat Nala di Mapolres Bengkulu.

Rakor itu dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkulu AKBP. Andi Dady, S.IK. Hadir juga Sekda Kota Bengkulu Arif Gunadi serta beberapa kepala OPD terkait yang personelnya diperlukan untuk mem-back up pihak Polres Bengkulu di lapangan atau pos-pos pengamanan nantinya.

Arif mengatakan Pemkot Bengkulu siap bersinergi membantu pihak kepolisiam dalam pengamanan arus mudik lebaran agar aman, lancar dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Intinya Pemkot Bengkulu pasti siap bersinergi, seperti Satpol PP, damkar, dinas kesehatan, BPBD itu akan mengerahkan personel membantu dalam pengamanan lebaran," kata Arif.

Sementara Kapolres Bengkulu AKBP. Andi Dady, S.IK dalam kesempatan itu menjelaskan ada dua ruang lingkup yang dibahas dan diskusikan bersama dalam rangka menyepakati dan menentukan pola atau metode pengamanan lebaran ini.

"Ruang lingkup yang bisa kita diskusikan bersama diantaranya perencanaan gelar pasukan pengamanan di beberapa titik pos pengamanan di Kota Bengkulu. Kemudian selain itu kita juga membutuhkan kepedulian bersama untuk tetap mengingatkan selalu masyarakat agar mematuhi prokes," jelas Andi.

Andi melanjutkan, bahwa tahun 2022 ini bisa dipastikan kegiatan mudik lebaran akan mengalami peningkatan yang sangat signifikan dalam hal mobilitas masyarakat karena sudah 2 tahun kegiatan mudik lebaran menjadi terhambat karena adanya Covid-19.

"Namun kita bersyukur pemerintah memberikan kelonggaran kepada masyarakat. Namun kita sebagai penanggungjawab pengelolaan keamanan dan pemeliharaan kamtibmas kita harus bersinergi bersama untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Andi.

Kemudian dalam kesemparan itu kapolres juga memaparkan soal rekayasa lalu lintas. (Indoaktif/Adv)