Penjabat Walikota Muflihun Siap Melanjutkan Pembangunan Kota Pekanbaru Bertuah, Bangkit Bersinergi Menuju Smartcity Madani

HUT Kota Pekanbaru Ke 238, Pekanbaru Bertuah, Bangkit Bersinergi Menuju Smart City Madan (DOK/II/HRX)

 

Indonesiainteraktif.com, Pekanbaru - Kota Pekanbaru didirikan pada tanggal 23 Juni 1784. Saat ini Kota Pekanbaru sudah berumur 238 tahun. Sebebagai Ibukota Provinsi Riau, Kota Pekanbaru terus berbenah dan memperbaiki diri serta membangun di berbagai bidang dan ini menjadi komitmen dari Muflihun Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru saat ini.

Pekanbaru dahulunya dikenal dengan nama “Senapelan” yang dipimpin oleh Kepala Suku yang disebut Batin. Daerah ini terus berkembang  menjadi kawasan pemukiman baru dan seiring waktu berubah menjadi Dusun Payung Sekaki yang terletak di muara Sungai Siak.

Senapelan terus berkembang dan memegang peranan penting dalam lalu lintas perdagangan. Letak Senapelan yang strategis dan kondisi Sungai Siak yang tenang dan dalam membuat perkampungan ini memegang posisi silang baik dari pedalaman Tapung maupun pedalaman Minangkabau dan Kampar. Hal ini juga merangsang berkembangnya sarana jalan darat melalui rute Teratak Buluh (Sungai Kelulut), Tangkerang hingga ke Senapelan sebagai daerah yang strategis dan menjadi pintu gerbang perdagangan yang cukup penting.

Perkembangan Senapelan sangat erat dengan Kerajaan Siak Sri Indra Pura. Semenjak Sultan Abdul Jalil Alamudin Syah menetap di Senapelan, beliau  membangun Istana di Kampung Bukit dan diperkirakan Istana tersebut terletak disekitar lokasi Mesjid Raya sekarang. Sultan kemudian berinisiatif membuat pekan atau pasar di Senapelan namun tidak berkembang. Kemudian usaha yang dirintis tersebut dilanjutkan oleh putranya  Raja Muda Muhammad Ali yang bergelar Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazamsyah meskipun lokasi pasar bergeser di sekitar Pelabuhan Pekanbaru sekarang.

Akhirnya menurut catatan yang dibuat oleh Imam Suhil Siak, Senapelan yang kemudian lebih popular disebut Pekanbaru resmi didirikan pada tanggal 21 Rajab hari Selasa tahun 1204 H bersamaan dengan 23 Juni 1784 M oleh Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazamsyah dibawah pemerintahan Sultan Yahya yang kemudian ditetapkan sebagai hari jadi Kota Pekanbaru.

 

Muflihun
Sambutan Penjabat Walikota Muflihun dalam rangka HUT Kota Pekanbaru ke 238 Tahun 2022 (Doc/II/HRX)

 

Sebagaimana slogan Kota Pekanbaru Bertuah, Bangkit Bersinergi Menuju Smartcity Madani, Muflihun Penjabat Walikota Pekanbaru, berkomitmen untuk membangun Kota Pekanbaru menjadi lebih baik, sejak beliau dilantik menjadi Penjabat Walikota oleh Gubernur Riau H. Syamsuar pada Senin (23/5/2022). 

Komitmen Muflihun tersebut ditegaskan kembali oleh beliau saat memimpin upacara HUT ke 238 Kota Pekanbaru di Komplek Perkantoran Tenayan Raya, Kamis (23/6/22). 

“Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen menuntaskan satu persatu permasalahan di Kota Pekanbaru. Kami siap membangun Kota Pekanbaru menjadi kebih baik. Sinergi dengan berbagai pihak akan terus dilakukan,” kata Pj Walikota yang ramah wartawan itu.
 

Muflihun
Acara HUT Kota Pekanbaru ke 238 Tahun 2022


 

Guna menggalang partisipasi masyarakt membangun Kota Pekanbaru, Muflihun juga mengajak masyarakat ikut dalam upaya menyelesaikan permasalahan kota ini. Hal itu seiring momen HUT Pekanbaru kali ini yang mengusung tema Pekanbaru Bertuah, Bangkit Bersinergi Menuju Smart City Madani.

Dalam berbagai kesempatan, Muflihun juga menyampaikan bahwa Kota Pekanbaru sedang berupaya agar bisa meraih kembali Piala Adipura. Penuntasan masalah sampah pun menjadi satu program prioritas Pemerintah Kota Pekanbaru pada momen HUT Pekanbaru kali ini

"Ini merupakan program prioritas kita saat ini adalah upaya menuntaskan permasalahan sampah di wilayah kota," ujarnya mantan Sekretaris DPRD Provinsi Riau itu.

Sinergi dari semua pihak tentu mendorong upaya menuntaskan permasalahan kota. Ia menyebut bahwa pemerintah kota konsisten dalam melaksanakan percepatan program-program priortas.

"Kita mengajak semua pihak, tanpa ada dukungan semua pihak tentu kita tidak bisa menuntaskan permasalahan ini satu persatu," papar Muflihun.

Pembenahan berbagai infrastuktur di berbagai sektor juga jadi perhatian. Ia juga menyadari bahwa permasalahan anggaran pemerinta kota juga menjadi perhatian khusus.

Dalam bidang sumbersaya manusia, Muflihun juga mendorong peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar bisa meningkatkan pendapatan daerah. Adanya kebijakan untuk menggenjot pendapatan daerah agar terhindar dari defisit anggaran.

Muflihun juga menyampaikan bahwa pemerintah kota juga mendorong upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Ia menyadari bahwa pandemi memberi dampak dan tekanan ke terhadap semua sektor.

Menurut Muflihun, upaya pemulihan ekonomi dilakukan dengan mendorong pengembangan UMKM agar pemulihan berlangsung secara efisien. Ia menyebut bahwa nantinya OPD yang berhadapan langsung dengan pelaku UMKM bisa memberi akses pengembangan UMKM agar berinovasi dan memiliki produk unggulan daerah. 

“Dengan hari lahir Kota Pekanbaru ke-238 pada tanggal 23 Juni 2022 ini, sekali lagi kami  berharap agar semua pihak dapat bersinergi membangun Kota Pekanbaru menjadi lebih baik,” pungkas Muflihun. (HRX)