IndonesiaInteraktif.com, Bengkulu -- Pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu yang memproduksi minuman jeruk kalamansi saat ini berjumlah 20 pelaku usaha yang tersebar di beberapa wilayah kabupaten dan kota.
Kepala Disperindag Provinsi Bengkulu Ir. Yenita Syaiful, M. Si., mengatakan saat ini sudah puluhan pelaku UMKM di Bengkulu yang mengolah produksi minuman kalamansi dan telah mendapat binaan dan terus didorong untuk maju berproduksi.
"Pelaku usaha inilah yang terus di dorong pemerintah dengan memfasilitasi usaha tersebut untuk eksis dan berkembang agar produk yang dihasilkan diminati masyarakat dan dapat mencapai target yang dinginkan tentunya melalui promosi daerah," kata Yenita, Kamis (23/11/2023).
Yenita melanjutkan, dibuat dengan cara yang baik dan menyesuaikan selera pasar walaupun adanya persaingan, dalam hal ini harus memenuhi kandungan standar mutu minuman yang diinginkan.
“Dengan menjaga mutu dan cita rasa serta kualitas dari kemasan yang baik, kami optimis produk unggulan daerah ini semakin banyak yang menyukai sehingga menghasilkan pendapatan yang dinginkan dan mampu bersaing dalam hal pemasaran menembus pasar nasional dan menjadi suatu kebanggaan hasil olahan produk unggulan daerah Bengkulu," ujar Yenita.D

Diungkapkan Yenita, hal ini perlu mendapatkan dukungan dan pelaku usaha juga harus menjaga kepercayaan yang sudah didapatkan dari konsumen.
"Dalam mempertahankan mutu produk agar tetap terjaga harus diprioritaskan terlebih dengan merek yang sudah dikenal karena akan berdampak pada produk lainnya," ungkap Yenita.
Selanjutnya Yenita menambahkan, peran pemilik gerai modern di Bengkulu juga dapat memberi ruang untuk menjual produk lokal dan adanya tempat khusus memajang produk minuman kalamansi tersebut agar dapat diperkenalkan kepada pelanggan melalui kerjasama yang di buat.
"Dengan adanya kerjasama dari berbagai pihak dapat memajukan produk lokal daerah seperti yang diharapkan," tutup Yenita Syaiful.
Editor : Adv. Rindu Gita Tanzia Pinem, S.H., M.H.