RAMADHAN 1441H DITENGAH PANDEMI COVID-19 : TARAWIH DIRUMAH, SHOLAT ID DITIADAKAN

Walikota Bengkulu mengeluarkan Surat Edaran Panduan Ibadah di bulan Ramadhan

Indonesiainteraktif.com - Dalam menghadapi bulan Ramadhan dan 1 Syawal 1441 H  ditengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Bengkulu telah mengeluarkan Surat Edaran Panduan Ibadah di bulan Ramadhan. Panduan itu mengatur soal pelaksanaan Sholat Tarawih hingga Sholat Idul Fitri, Rabu (22/4/2020).

Panduan Ibadah di bulan Ramadhan tersebut diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor: 800/128/B.III/2020 tentang Panduan Ibadah Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H di Tengah Pandemi Wabah COVID-19. Surat itu ditandatangani Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan.


Surat ini dikeluarkan berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor: 6 tahun 2020. Ada delapan poin dalam surat tersebut, sebagai berikut :

  1. Umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan dengan baik berdasarkan ketentuan ibadah
  2. Berkaitan dengan penyelenggaran ibadah sunah selama bulan suci Ramadhan 1441 H/2020 M seperti salat Tarawih, tadarusan Al-Qur'an, dilaksanakan dengan mengedepankan keutamaan menjaga kesehatan dan menghindari berkumpulnya banyak orang, untuk dilaksanakan di rumah masing-masing sesuai sunah Rasulullah untuk menyinari rumah dengan tadarusan Al-Quran
  3. Sahur dan buka puasa dilakukan di rumah masing-masing dengan keluarga, tidak perlu sahur on the road arau iftharjama'i (buka puasa bersama)
  4. Peringatan Nuzulul Qur'an dalam bentuk tablig dengan menghadirkan penceramah dan massa dalam jumlah besar baik di lembaga pemerintahan, lembaga swasta, masjid maupun musala ditiadakan
  5. Tidak melakukan iktikaf di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan di masjid atau musala
  6. 7. Silatuhrahmi atau halal bihalal yang lazim dilaksanakan ketika hari raya Idul Fitri, sebaiknya dilakukan melalui media sosial dan video call atau conference6. Pelaksanaan salat Idul Fitri yang lazimnya dilaksanakan secara berjemaah, baik di masjid atau di lapangan ditiadakan
  7. Pasar kaget atau pasar tumpah yang biasa dilaksanakan pada bulan suci Ramadhan dilarang atau ditiadakan.

Kepada masyarakat umum yang melaksanakan Ibadah Tarawih dan Idul Fitri agar mematuhi Surat Edaran tersebut. (Hy/Adv)