IndonesiaInteraktif.com, Bengkulu -- Pemerintah Republik Indonesia telah membuat Rencana Strategis Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI) dimana menargetkan prevalensi stunting harus turun menjadi 14% di tahun 2024 untuk seluruh wilayah di Indonesia.
Untuk memberi keyakinan bahwa program telah berjalan dengan baik, maka dilakukan Focus Group Discussion (FGD) evaluasi sebagai pemantauan tindak lanjut program penurunan stunting di Provinsi Riau.
Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar FGD di Aula Kantor DP3AP2KB Provinsi Riau. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Riau, Fariza, selaku sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Riau.
Fariza menjelaskan, evaluasi ini menjadi langkah penting dari pemerintah untuk mengatasi masalah stunting yang masihlah serius. Selain itu, evaluasi ini akan membahas hal-hal yang menjadi permasalahan yang ditemukan saat evaluasi semester pertama 2023 Juni kemarin.
"Berdasarkan evaluasi semester satu, Juni 2023, TPPS belum sepenuhnya melaksanakan tugas, monitoring sudah dilaksanakan dan efektivitas fungsi TPPS telah mencapai 90 persen," jelasnya, Kamis (30/11/2023).
Di Lapangan, lanjut Fariza, pemberian makanan tambahan untuk anak belum terlaksana sepenuhnya. Selain itu, masih banyak ibu hamil dan remaja putri yang belum mengonsumsi tablet tambah darah, dan kurangnya alat-alat kesehatan penunjang di berbagai tempat seperti mesin USG dan antropometri.
Fariza berharap evaluasi hari ini dapat menyelesaikan masalah dari evaluasi sebelumnya dan tidak menjadi bahan evaluasi berikutnya untuk diperbaiki di evaluasi berikutnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sendiri telah menunjukkan komitmen serius untuk mengatasi masalah stunting dan berhasil menurunkan 5.3% angka stunting sejak tahun 2022. Dengan komitmen tersebut, Pemprov yakin dapat mencapai target angka 14% di tahun 2024 mendatang.
Penulis : Andi
Editor : Adv. Rindu Gita Tanzia Pinem, S.H., M.H. CPM