Suharto : Kita Harus Bersatu Bangun Maritim Bengkulu

Pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengatasi persoalan alur pelayaran di Pelabuhan Pulau Baai, Senin (14/04/2025). Foto : Arista / IndonesiaInteraktif.com

 

IndonesiaInteraktif.com, Bengkulu – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Komisi III, Suharto, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengatasi persoalan alur pelayaran di Pelabuhan Pulau Baai. Dalam keterangannya kepada media, Suharto menegaskan bahwa saat ini bukan saatnya saling menyalahkan, melainkan momen untuk bersatu membangun masa depan maritim Bengkulu.

“Saya hadir di sini bukan atas keinginan pribadi, tapi menjalankan amanah Ketua DPRD Provinsi Bengkulu. Kami diminta untuk mengawal permasalahan alur pelabuhan yang selama ini menjadi kendala utama dalam aktivitas bongkar muat,” ujar Suharto kepada wartawan, Senin (14/4).

Suharto menyampaikan bahwa selama ini berbagai pihak kerap menyoroti kinerja Pelindo, KSOP, dan instansi terkait lainnya. Namun, menurutnya, fokus utama seharusnya adalah solusi, bukan saling tuding.

"Kita harus sama-sama melihat secara jernih bagaimana kondisi di lapangan dan apa langkah konkret yang sudah diambil. Bukan mencari siapa yang salah atau paling benar. Ini tentang tanggung jawab bersama," tegas Suharto.

Sebagai figur yang memiliki latar belakang kuat di bidang kemaritiman, Suharto mengungkapkan bahwa upaya pembenahan alur pelayaran terus dilakukan. Salah satu langkah krusial yang sedang berlangsung adalah pengerahan kapal keruk untuk mengatasi pendangkalan alur pelabuhan.

"Cari kapal keruk itu tidak semudah cari truk atau alat berat lain. Ini alat spesial. Tapi Alhamdulillah, kapal keruk sudah dalam perjalanan dan akan mulai bekerja dalam beberapa hari ke depan. Ini bukti bahwa Pelindo serius menangani masalah ini," jelasnya.

Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi kepada seluruh unsur pemerintah daerah, termasuk kepolisian melalui Polda Bengkulu, yang turut meninjau langsung kondisi lapangan.

"Kehadiran aparat penegak hukum menunjukkan bahwa persoalan pelabuhan bukan hanya soal teknis, tetapi menyangkut kepentingan strategis daerah," tambah Suharto.

Tak lupa, ia juga menyoroti peran media sebagai mitra penting dalam menyampaikan informasi yang konstruktif kepada publik. Ia mengajak seluruh masyarakat dan stakeholder untuk terus mendukung upaya pemulihan dan pengembangan Pelabuhan Pulau Baai.

"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang sudah bekerja keras. Media juga berperan penting dalam memberikan informasi yang jujur dan membangun. Saya yakin, dengan niat yang baik dan hati yang bersih, kita bisa melewati tantangan ini," pungkasnya.

Suharto berharap Pelabuhan Pulau Baai dapat segera berfungsi optimal dan menjadi penggerak utama perekonomian Provinsi Bengkulu.

 

Penulis : Arista

Editor : Adv. Rindu Gita Tanzia Pinem, S.H., M.H.