IndonesiaInteraktif.com, Bengkulu -- Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar operasi pasar murah sebagai salah satu upaya dalam mengendalikan infalsi dimaulai sejak 18 Januari 2024.
Total ada 12 titik operasi pasar di setiap kelurahan hingga 29 Februari 2024 mendatang, dengan menjual 2 ton beras dan kebutuhan pangan lainnya.
"Hari ini kita operasi pasar di kelurahan anggut atas, setiap hari itu kita beda kelurahan setiap hari selasa dan kamis hingga nanti selesai sampai kelurahan anggut dalam," Kata Supraman selaku Koordinator Operasi Pasar, Kamis (25/01/2024).
Harga sembako yang dijual meliputi beras 5kg Rp56 ribu, minyak goreng Rp16 ribu, gula Rp16 ribu, bawang merah dan bawang putih 1/2 kg Rp13-14 ribu, dan telor sekarpet Rp50-52 ribu, serta kebutuhan lainnya.
"Dalam sehari kita bisa menghabiskan untuk beras itu 800 kg, bawang, gula, minya goreng itu 300 kg dan kita juga menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat," lanjutnya.
Ditambahnya, dengan diadakan nya operasi pasar murah ini untuk menekan kan harga dipasar tradisonal yang semakin naik.
"Kami berharap dengan adanya operasi pasar nurah ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat," tutupnya.
Penulis : Annisa Putri Khafifa, S.Pd
Editor : Adv. Rindu Gita Tanzia Pinem, S.H., M.H. CPM