Indonesiainteraktif.com - Merasa namanya dicatut dalam tim kampanye Lismidianto - Herlian Muchrim tanpa ijin, Medi Harisman, seorang tokoh masyarakat Lungkang Kule, berikan klarifikasi
Cara lama dalam penyusunan tim pemenangan asal comot nama orang terjadi di Kaur. Kali ini korbannya adalah Medi Harisman salah seorang tokoh masyarakat di Lungkang Kule. Tanpa ijin, nama Medi dimasukkan ke dalam Tim Pemenangan Lismidianto - Herlian Muchrim.
“Aku keberatan atas ditulisnya nama saya sebagai tim pemenangan Lismidianto - Herlian Muchrim, apalagi saya belum pernah dihubungi,” kata Medi
“Aku dapat kabar dari kawan, aku luruskan melalui surat klarifikasi itu. Ngapo ado namo ku, padahal sampai saat ini aku belum lernah dihubungi oleh tim Lis yang ada di dusun ini, terutama yang paling dekat. Apalagi tim-tim inti. Aku di Lungkang Kule ini kebenaran terlibat di Tim-5 atau Tim Pengarah untuk Tim Gusril - Medi. Cuman kemarin nama aku sempat dicatut setelah proses pilkada ini tidak begitu lama. Lewat kawan aku dikasi tau bahwa nama aku ada di Tim Lis. Jadi aku klarifikasi itu baik-baik, aku tegaskan bahwa aku Tim Gusril - Medi,” ujar Medi menjelaskan.
Kedepannya, diharapkan apabila menyusun Tim Pemenangan jangan asal tulis saja tetapi perlu di klarifikasi agar tidak tumpang tindih, apalagi mencatut nama Tim lawan pada Tim sendiri.
(Ii/Hy)