Penjara di Depan Mata, KPU Kaur Dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Kaur Atas Dugaan Tipikor

C

 

Indonesiainteraktif.com - Pesta demokrasi  serentak baru selesai dilaksanakan. KPU Kaur sudah menuai bencana. Betapa tidak, atas dugaan tindak pidana korupsi, Fadli Abbas seorang wartawan di Kabupaten Kaur melaporkan KPU Kaur ke Kejaksaan Negeri Kaur, Senin (21/12/2020).

Dalam laporan Fadli Abbas, personil KPU Kaur yang dilaporkan adalah :

  1. Ketua KPU Kaut
  2. 4 Anggota KPU Kaur
  3. Sekretaris KPU Kaur
  4. Pejabat Pembuat Komitmen KPU Kaur
  5. Pejabat Penandatanganan Surat Perintah Membayar (PPSPM)
  6. Bendahara Umum Dana Hibah Pilkada 2020.

Tindak pidana yang diduga dilakukan KPU Kaur pada Pilkada tahun 2020 adalah sebagai berikut :

  1. Pengadan face shield, sprayer pump ukuran 2 ltr, fasilitas cuci tangan, dengan nilai kerugian negara Rp. 3.001.035.000.
  2. Pengadaan masker pilkada Kabupaten Kaur tahun 2020, dengan nilai kerugian negara Rp. 77.017.000.
  3. Pengadaan thermometer infra red (thermo gun) Rp. 121.840.000.
  4. Pengadaan surat suara.

Atas dasar kerugian negara tersebut, Fadli Abbas melaporkan KPU Kaur ke Kejaksaan Negeri Kaur untuk dapat dilakukan tindak lanjut.

Dalam laporannya,  Fadli Abbas menjelaskan secara gamblang dugaan korupsi KPU Kabupaten Kaur kepada pewarta secara terinci, sebagaimana terinci dalam laporan tertulis yang disampaikan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kaur.

“Iya, saya menilai dari awal banyak sekali kejanggalan dalam pengadaan di KPU Kabupaten Kaur. Sebagai warga negara saya tidak ingin terjadi tindak pidana korupsi pada pilkada 2020 yang baru berlalu,” pungkas Fadli.

Ketua KPU Kaur beberapa kali ditelepon untuk konfirmasi tidak menjawab. Apabila menjawab maka keterangan beliau akan langsung ditampilkan di media ini pada kesempatan pertama.

 

 

 

A


 

B


 

(II/Hy)

Iklan 1 (3:1)

Indonesiainteraktif.com