Peran Aktif Guru dan Orang Tua Memantau Perkembangan Anak dalam Ruang Digital

Guru harus menjadi pelopor bagi pelajar agar tidak memanfaatkan internet untuk hal-hal negatif (Photo : Arista)

IndonesiaInteraktif.com, Bengkulu —  Kecanggihan teknologi dan informasi saat ini membuat para pelajar akhir-akhir terlibat dalam hal yang negatif. Apalagi kecepatan internet dalam mengakses sejumlah platform. Jumat (21/6/2024)

Menyikapi hal itu, anggota DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi meminta agar para guru di Bengkulu serta orang tua dapat berperan aktif dalam memantau perkembangan anak-anak dalam ruang digital. Menurut Sumardi, pentingnya peran guru dalam mengarahkan pelajar agar tidak terjebak dalam penggunaan internet yang tidak sehat.

Dimana guru harus bisa menjadi pelopor bagi pelajar agar tidak memanfaatkan internet untuk hal-hal yang negatif.

"Guru harus menjadi pelopor bagi pelajar agar tidak memanfaatkan internet untuk hal-hal negatif," kata Sumardi. 

Sumardi yang merupakan politisi dari partai Golkar ini mengibaratkan internet seperti dua mata pisau yang sangat berbahaya bagi pelajar.

Di satu sisi, internet menyediakan sumber informasi yang tak terbatas dan dapat mendukung proses belajar mengajar. Namun, di sisi lain, internet juga membuka peluang bagi pelajar untuk terpapar konten yang tidak mendidik, termasuk judi online. Apalagi tanpa pengawasan yang baik, pelajar bisa saja terjerumus ke dalam aktivitas yang merugikan mereka secara mental dan moral.

"Untuk itu, kita  mendorong para guru agar lebih aktif dalam mendampingi dan memberikan edukasi tentang penggunaan internet yang bijak. Pendekatan persuasif sangat penting. Guru harus bisa menjadi figur yang tidak hanya mengawasi tetapi juga menginspirasi pelajar untuk menggunakan internet secara positif," sambung Sumardi.

Sementara itu, ia juga menekankan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak boleh bersifat otoritatif semata, melainkan harus dibarengi dengan pemberian contoh yang baik. Selain itu perlu adanya kerja sama antara guru, orang tua, dan pihak sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. 

"Guru perlu menunjukkan bagaimana internet bisa dimanfaatkan untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi diri. Kemudian peran orang tua sangat besar dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka di rumah. Sekolah juga harus mendukung guru dengan menyediakan program-program edukasi mengenai bahaya judi online dan penggunaan internet yang sehat," tambahnya.

Disisi lain, Sumardi juga mengapresiasi inisiatif beberapa sekolah yang telah mulai mengadakan seminar dan workshop terkait literasi digital. Ia menyarankan agar teknologi pengawasan seperti aplikasi pemantau penggunaan internet bisa digunakan untuk membantu guru dan orang tua dalam mengawasi aktivitas daring pelajar

"Kegiatan seperti ini itu bermanfaat dan harus terus dilakukan secara rutin untuk membekali pelajar dengan pengetahuan yang cukup tentang internet. Teknologi bisa dimanfaatkan untuk tujuan yang baik, termasuk dalam hal pengawasan. Kita semua bertanggung jawab dalam membentuk masa depan pelajar. Mari kita dukung mereka dengan memberikan bimbingan yang tepat agar mereka bisa memanfaatkan internet dengan bijak," tutup Sumardi. (Adv)

Penulis : Arista

Editor : Adv. Rindu Gita Tanzia Pinem, S.H., M.H., CPM. CPA.