Sengketa Tanah Berujung Maut

Sengketa Tanah Berujung Maut

Indonesiainteraktif.com -  Bripka APT (44 th), anggota polisi yang bertugas di Polsek Bantargebang Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Tewas di kampung halaman orangtuanya di Kabupaten Empat Lawang, Sematera Selatan, Rabu (02/09/2020.

Pembunuhan ini diduga dipicu oleh adanya sengketa tanah antara korban Bripka APT(44) dan WD ayah pelaku.

Pada hari Rabu 2 September 2020. Sekitar pukul 14:30 WIB. Bripka APT(44), menemui W sang ayah pelaku. Korban bermaksud untuk menyelesaikan persoalan kasus sengketa tanah miliknya bersama ayah pelaku.

Antara ayah pelaku dan korban terlibat cekcok mulut. Melihat sang ayah bertengkar dengan korban, pelaku RSW tiba-tiba langsung menikam korban dengan menggunakan sebilah pisau.
Menurut keterangan saksi yang melihat kejadian itu Bripka APT mengalami lima luka tusukan senjata tajam.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Wahyu menegaskan kejadian ini karena terjadi perselisihan antara orangtua pelaku dan korban Bripka APT.

"Awalnya terjadi perselisihan sengketa lahan antara Bripka APT dengan orangtua dari RSW (23 th), pelaku RSW dan sang ayah W sudah diamankan di Mapolres dan sedang dalam menjalani Pemeriksaan", jelas AKBP Wahyu.(AA).