DPRD Riau Ingatkan Potensi Kerumunan Saat Jokowi ke Riau

DPRD Riau Ingatkan Potensi Kerumunan Saat Jokowi ke Riau

Indonesiainteraktif.com, Riau - Anggota Komisi V DPRD Riau, Marwan Yohanis mengingatkan pihak-pihak terkait yang akan menyambut kedatangan Presiden Jokowi ke Riau untuk betul-betul mengantisipasi adanya kerumunan.

"Jangan menegakkan hukum dengan melanggar hukum, artinya kita ingin memutus mata rantai Covid-19, orang disuruh pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Apakah kedatangan nanti tidak ada kerumunan? Ini harus diantisipasi," kata Marwan(18/05/21).

Marwan tak ingin jika agenda Presiden Jokowi yang ingin meninjau pelaksanaan vaksinasi di Riau malah berpotensi menjadi tempat penularan Covid-19 akibat tidak diantisipasinya kerumunan

"Jangan sampai masker dipasang, tangan dicuci tapi ada kerumunan. Kedatangan presiden kan untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, jangan sampai nanti ada pelanggaran Protokol Kesehatan (Prokes)" tambahnya.

Legislator Dapil Inhu-Kuansing ini juga menyinggung target vaksinasi 10 ribu yang disampaikan pemerintah daerah. Menurutnya, vaksinasi tersebut harus 'by name by adress', harus dijelaskan siapa saja yang menerima vaksin itu

"Jangan malah nanti informasinya membingungkan, katanya 10 ribu, 10 ribu-nya ini yang mana, apakah untuk besok saja atau bagaimana," tutupnya.

Sebelumnya, Anggota DPRD Riau, Husaimi Hamidi mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk menjamin tidak adanya kerumunan saat kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Provinsi Riau pada Rabu (19/5/2021) besok.

Kekhawatiran Husaimi bukan tanpa alasan. Sebab, kerumunan warga sempat terjadi dalam kunjungan Presiden Jokowi ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Februari 2021.

Pasca peristiwa tersebut suhu politik negara sedikit memanas, terlebih pada saat bersamaan pendiri Front Pembela Islam, Habib Rizieq Sihab, tengah disidang di pengadilan dengan dakwaan melanggar protokol kesehatan (kerumunan)

"Kedatangan Presiden jangan malah membuat kerumunan, petugas harus bisa menjamin ini," kata Husaimi.

Ketua Komisi III DPRD Riau itu juga mempertanyakan persiapan dan penerapan protokol kesehatan (prokes) mengingat Presiden Jokowi akan meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Gelanggang Remaja, Jalan Sudirman, Pekanbaru.

Menurutnya, Jokowi adalah orang nomor satu di Indonesia sehingga sulit membayangkan tidak akan menarik perhatian masyarakat dan awak media. "Prokesnya bagaimana ini?" tanya Husaimi.(II/Adv)