IndonesiaInteraktif.com, Bengkulu-- Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan dan Budaya (Dikbud) Provinsi Bengkulu, Rainer Atu, S.E., M.M., mengatakan jika musibah yang terjadi pada SMK 3 itu sangat memukul dan menjadi duka yang sangat besar bagi Dikbud Provinsi Bengkulu serta Keluarga besar SMK 3 Kota Bengkulu dan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Rainer menjelaskan kejadian ini sudah diperintahkan oleh Gubernur Provinsi Bengkulu melalui Sekretaris Daerah (Sekda) untuk mnghitung kerugian yang terjadi pada musibah ini, baik itu kerugian material bangunan maupun barang yang terbakar akibat kebakaran ini.
"Kedepannya kami akan segera melaksanakan sesuai dengan perintah Pak Sekda pada kami, Dikbud akan segera melakukan langkah-langkah perbaikan gedung, kemudian akan melakukan langkah-langkah untuk proses pembelajaran yang akan dilakukan, karena seuasi dengan ketentuannya tangal 8 Jauari 2024 anak-anak sudah masuk sekolah, tentu hal seperti ini akan kami lakukan kordinasi dari pihak ekolah untuk mencari solusi untuk proses pembelajaran sehingga tidak mengganggu proses belajar di Sekolah," ujar Rainer di SMK 3 Kota Bengkulu, Jumat (29/12/2023).
Dilanjutnya, Dikbud akan menyiapkan ruangan khusus untuk SMK 3, Karena SMK 3 memiliki 2 Sekolah, yang pertama di sawah lebar tempat terjadinya kebakaran lalu kedua ada di Lempuing.
"Nanti hal seperti ini akan kita diskusikan masalahnya seperti apa, sehingga nanti tentu yang menjadi kendala Dikbud akan carikan solusinya, sehingga pembelajaran yang diberikan kepada anak-anak tetap maksimal tanpa ada gangguan, dan salah satu RPS SMK 3 ini ada di SMK yang di Lempuing, nanti kalau terjadi kekurangan disana tentu akan kami tindak lanjuti karena disebelahnya juga ada SMK 7, nanti kita kordinasikan dari Dikbud seperti apa tentu kita tidak akan mengabaikan proses pendidikan untuk anak-anak SMK 3," pungkasnya.
Penulis : Annisa Putri Khafifa, S.Pd
Editor : Adv. Rindu Gita Tanzia Pinem, S.H., M.H CPM