IndonesiaInteraktif.com, Bengkulu -- Fr perempuan dari sejoli yang nekat minum racun di air terjun desa Babakan Bogor Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang akhirnya meninggal dunia, Kamis (31/8) sekitar pukul 23. 20 WIB. Saat ini jenazah korban Fr sudah dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans RSUD Kepahiang, jenazah korban Fr tiba di rumah duka sekitar pukul 23.27 WIB, Kamis malam (31/8).
Dari pantauan RB, jenazah korban di sambut isak tangis dari keluarga korban yang berada di Desa Pagar Gunung Kecamatan Kepahiang. Sebelumnya, Fr nekat minum racun bersama sang pujaan hati, karena dilarang sang ayah ikut pujaan hatinya ke tempat asalnya, yakni Kota Padang. Akhirnya sejoli ini nekat melakukan percobaan bunuh diri dengan cara meminum racun jenis primax.
Sejoli berinisial Fr Warga Kecamatan Kepahiang dan Re Warga Kota Padang melakukan aksi percobaan bunuh diri ini di kawasan wisata air terjun di Desa Babakan Bogor, Kecamatan Kebawetan, sekitar pukul 9.00 WIB, Kamis (31/8). Dikatakan ayah Fr, Sarif (42) bahwa anaknya Fr dan Re sudah melangsungkan tunangan beberapa hari yang lalu. Setelah melangsungkan pertunangan, rencananya sejoli akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat ini. Namun sebelum melangsungkan pernikahan, Sarif menyarankan agar Re terlebih dahulu mencari kerja.
“Jadi aku berbicara sama yang laki-laki, carilah uang dulu kalau sudah ada baru melangsungkan pernikahan,” ungkap Sarif, kemarin.
Sebelum mendapatkan informasi bahwa anaknya dan tunangan nya berada di RSUD karena keracunan, Fr sempat meminta izin dengan sang ayah untuk ikut Re ke Kota Padang, namun hal itu ditolak sang ayahnya lantaran kedua korban belum memiliki ikatan yang sah.
“Kalau sudah nikah jangankan ikut ke rumah, ke hutan saya saya suruh.. Kan sudah sah,” ujarnya.
Dilanjutkannya, setelah ada omongan ingin ikut pujaan hatinya ke Kota Padang, lantasejoli ini pamit kepada Sarif ingin pergi ke pasar dengan alasan ada yang ingin dibeli.
“Tidak lama setelah pamit mau ke pasar, saya dapat kabar mereka ini (Fr dan Re, red) sudah berada di Rumah Sakit,” ucapnya.
Setibanya di RSUD Kepahiang alangkah terkejutnya orang tua Fr melihat putri kesayangannya sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri, dikarenakan meminum racun rumput.
“Tiba-tiba ada temannya yang memberi tahu saya, bahwa Fr dan Re sudah di RSUD Kepahiang,” tuturnya.
Sebelumnya, warga Desa Babakan Bogor dihebokan dengan ditemukan pasangan sejoli yang tergeletak lemas di daerah air terjun yang berada di Desa Babakan Bogor. Belum diketahui pasti penyebab pasangan sejoli ini sampai tergeletak lemas, dugaan sementara diduga akibat minum racun. Bahkan saat ini belum diketahui pasti siapa nama kedua pasangan sejoli ini dan berasal dari warga mana.
Kedua sejoli ini sudah ditemukan tidak berdaya di salah satu wisata air terjun yang berada di desa Babakan Bogor. Kepala Desa Babakan Bogor, Tugiran membenarkan kejadian tersebut. “Iya benar, tapi sekarang sudah di bawa ke RSUD Kepahiang,” ungkap Kades, saat dikonfirmasi RB, Kamis (31/8). Diceritakan kades, pasangan ini ditemukan oleh warga yang hendak pergi ke kebun.
Penulis : Andre
Editor : Daddy