Kesal Jalan Rusak Bertahun-tahun, Warga Kedawung Blitar Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

Kesal Jalan Rusak Bertahun-tahun, Warga Kedawung Blitar Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

 

 

BLITAR, siberspace.id — Warga Dusun Salam, Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang di tengah jalan sepanjang sekitar 2 kilometer. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan atas kondisi jalan rusak yang tidak kunjung diperbaiki selama bertahun-tahun.

 

Ruas jalan tersebut merupakan akses utama warga. Namun, kondisinya kini rusak parah, dipenuhi bebatuan dan pasir lepas yang kerap menyebabkan kendaraan tergelincir dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat hujan.

Warga menyebut kerusakan jalan telah berlangsung lama tanpa penanganan serius dari pemerintah daerah.

 

Terakhir Dibangun Tahun 1992

Slamet, tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan bahwa jalan itu terakhir kali dibangun pada 1992 melalui proyek Kelud. Sejak saat itu, belum pernah ada perbaikan signifikan.

 

“Sejak dibangun tahun 1992, sampai sekarang belum pernah diperbaiki. Kondisinya semakin parah dan membahayakan pengguna jalan,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).

 

Ia menegaskan bahwa ruas jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometer tersebut merupakan jalan kabupaten yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

 

Aksi Protes sebagai Desakan Perbaikan

Penanaman pohon pisang dilakukan di sejumlah titik jalan rusak sebagai simbol protes terhadap lambannya penanganan infrastruktur. Warga juga menuntut kepastian waktu perbaikan dari pemerintah.

 

Sebagai bentuk tekanan, warga sepakat tidak akan mencabut pohon pisang tersebut sebelum ada langkah nyata dari pemerintah daerah.

 

Ancaman Nyata bagi Keselamatan

Selain menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas warga, kondisi jalan rusak dinilai membahayakan keselamatan pengguna setiap hari. Permukaan jalan yang tidak rata dan licin saat hujan meningkatkan potensi kecelakaan.

 

Warga berharap aksi ini dapat mendorong pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan yang telah lama terbengkalai tersebut.