Kasus Suap Ijin Ekspor Benih Lobster Kepentingan Siapa ? Setelah Hoax Bupati Gusril Pausi Dipanggil KPK, Muncul Hoax Baru Gubernur Rohidin Mersyah Dipanggil KPK

A

Kasus Suap Ijin Ekspor Benih Lobster Kepentingan Siapa ? Setelah Hoax Bupati Gusril Pausi Dipanggil KPK, Muncul Hoax Baru Gubernur Rohidin Mersyah Dipanggil KPK

 

Indonesiainteraktif.com - Pemberitaan yang membabi buta mengenai penyidikan  KPK atas kasus suap izin ekspor benih lobster di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (EP) dan kawan-kawan tampaknya sudah menjadi komoditi politik beberapa media siber dan beberapa media lain, Selasa  (12/1/2021).  Bukan hanya isue “Bupati Gusril Pausi dipanggil KPK” dan  “Bupati Gusril Pausi mangkir dipanggil KPK” tetapi Gubernur Rohidin Mersyah pun diterpa isue “katanya” akan Dipanggil KPK akibat KPK Gagal Periksa Bupati Gusril Pausi sebagaimana diberitakan oleh hukum.rmol.id.

Menurut Wakil Ketua Dewan Pers Hendry CH Bangun, berita tanpa klarifikasi, verifikasi dan konfirmasi ini sudah masuk kategori “HOAX,” dan melanggar kode etik jurnalistik.

Menurut Gusril Pausi, hingga hari ini belum ada surat panggilan KPK yang sampai kepada beliau  untuk bersaksi dalam kasus mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (EP) dan kawan-kawan.

“Saya tegaskan bahwa hingga pagi ini saya belum menerima surat panggilan dari KPK untuk bersaksi dalam kasus mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (EP) dan kawan-kawan. Bagaimana dikatakan mangkir kalau surat panggilan saja belum saya terima,” tegas Gusril Pausi.

Sejalan dengan Gusril Pausi, Gubernur Rohidin Mersyah pun hingga hari ini belum menerima  surat panggilan untuk bersaksi di KPK dan mereka berdua siap mendukung upaya penegakan hukum oleh KPK.

“Sampai saat ini saya belum menerima surat panggilan KPK, apalagi yang hubungannya dengan suap izin ekspor benih lobster yang melibatkan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (EP) dan kawan-kawan. Namun saya sebagai Gubernur Kepala Daerah siap mendukung penegakan hukum oleh KPK,” pungkas Rohidin Mersyah.

 

(II/Hy)

Iklan 1 (3:1)

Indonesiainteraktif.com