KemenpanRB Telah Mengeluarkan Keputusan Nomor 651/2023 Tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan PNS Tahun Anggaran 2023

KemenpanRB Telah Mengeluarkan Keputusan Nomor 651/2023 Tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan PNS Tahun Anggaran 2023 (Photo : Ilustrasi)

IndonesiaInteraktif.com -- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) telah mengeluarkan keputusan nomor 651/2023 tentang nilai ambang batas Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pengadaan PNS tahun anggaran 2023. Nilai ambang batas ini merupakan nilai yang harus dicapai peserta saat mengikuti seleksi CPNS 2023.

Jika peserta mencapai nilai di atas passing grade yang telah ditentukan, mereka dapat mengikuti tes lanjutan, yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Pada tanggal 13 September, Kemenpan RB merilis edaran resmi mengenai passing grade SKD seleksi CPNS 2023. Edaran tersebut mencantumkan jumlah soal dan passing grade untuk tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD).

SKD terdiri dari tiga jenis tes: Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan 30 soal, Tes Intelegensi Umum (TIU) dengan 35 soal, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dengan 45 soal. Jumlah keseluruhan soal SKD adalah 110 dengan waktu pengerjaan 100 menit.

Untuk TWK dan TIU, jawaban benar bernilai 5 dan jawaban salah atau tidak dijawab bernilai 0. Sedangkan untuk TKP, jawaban benar bernilai paling rendah 1 dan paling tinggi 5, sementara jawaban yang tidak dijawab bernilai 0. Dengan demikian, nilai kumulatif untuk SKD adalah 550, jika peserta mencapai nilai maksimal yaitu 150 untuk TWK, 175 untuk TIU, dan 225 untuk TKP.

Berikut adalah nilai passing grade SKD CPNS untuk formasi umum sesuai dengan Keputusan Menteri PANRB Nomor 651 Tahun 2023:

  • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): 65
  • Tes Inteligensi Umum (TIU): 80
  • Tes Karakteristik Pribadi (TKP): 166

Untuk peserta yang mendaftar pada formasi khusus (non-umum), terdapat nilai ambang batas yang berlaku, sebagai berikut:

  • Putra/putri lulusan terbaik predikat cumlaude harus mencapai nilai kumulatif SKD minimal 311 dan nilai TIU paling rendah 85.
  • Putra/putri khusus diaspora harus mencapai nilai kumulatif SKD minimal 311 dan nilai TIU paling rendah 85.
  • Penyandang disabilitas harus mencapai nilai kumulatif SKD paling rendah 286 dengan TIU minimal 60.
  • Putra/putri wilayah Papua harus mencapai nilai kumulatif SKD minimal 286 dan TIU minimal 286 dan TIU minimal 60.

Penulis : Andre

Editor : Daddy