Indonesiainteraktif.com , Curup -- Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, menyampaikan pandangannya tentang masa depan pembangunan ekonomi dan isu-isu nasional maupun internasional. Dalam acara Intermediate Training LK II HMI Cabang Curup pada Sabtu (15/7/2023), Gubernur Rohidin mengemukakan tiga hal yang penting untuk diperhatikan.
"Pertama, adalah konsep green dan blue economy. Pembangunan ekonomi harus memperhatikan perlindungan lingkungan agar risiko kerusakan lingkungan dapat ditekan. Sementara itu, blue economy berfokus pada pembangunan ekonomi berkelanjutan di sektor kelautan. Kedua, pentingnya ekonomi kreatif dan tidak lagi bergantung pada sumber daya alam secara berlebihan. Ekonomi kreatif dianggap memiliki peran vital dalam menggerakkan ekonomi. Ketiga, digitalisasi merupakan hal yang tak bisa dihindari. Jika seseorang tidak mengikuti perkembangan digital, maka akan tertinggal. Gubernur Rohidin menekankan pentingnya adaptasi terhadap kemajuan teknologi digital." ucap Rohidin
Acara Intermediate Training LK II HMI Cabang Curup ini diselenggarakan dengan kerjasama Pemda Rejang Lebong dan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Rejang Lebong. Gubernur Rohidin beserta Bupati Rejang Lebong secara resmi membuka acara ini dengan pemukulan gong bersama Pengurus HMI Bengkulu dan HMI Cabang Curup.
Selain itu, acara ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan tarian dan atraksi pencak silat dari Rejang Lebong. Gubernur Rohidin turut menyaksikan pertunjukan dengan penuh khidmat dan memberikan apresiasi kepada seluruh pemain dengan memberikan uang tunai.
Gubernur Rohidin juga memberikan sambutan kepada peserta yang berasal dari luar Bengkulu dan mengucapkan selamat datang kepada mereka yang datang dari Palu, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan. Acara Intermediate Training LK II HMI Cabang Curup mengusung tema "Komitmen Perivangan HiM di Era Digitalisasi: Menjawab Proklamasi Umat dan Bangsa."
Penulis : Andre
Editor : Daddy