Indonesiainteraktif.com, Siak - Impian warga Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak untuk mendapatkan akses jalan yang layak dilintasi sepertinya akan mendapati titik terang. Sebab, tampak ruas jalan berlubang parah sudah ditimbun oleh Dinas PU Tarukim Siak.
Meskipun lubang-lubang jalan sudah ditutup. Namun tetap saja membuat warga yang melintasi masih merasa cemas. Pasalnya, jika hujan tiba jalan itu licin. Bahkan, pengendara sepeda motor bisa saja tersungkur akibat licinnya jalan tersebut. Demikian dikatakan Sudarto (47) warga yang melintasi jalan tersebut. Meski ia yakin penimbunan ini ke depannya akan dilakukan pengaspalan, namun Ia belum tahu sampai kapan menunggunya.
"Keluar mulut harimau masuk mulut buaya, begitulah istilahnya saat ini yang kami hadapi soal jalan yang tidak tentu kapan akan bagusnya ini," ungkap Sudarto, Selasa (04/05/2021).
Ditambahkannya, ia pun mengaku lelah saat melintasi jalan tersebut. Sebab tak ada jalan alternatif lain baginya jika menuju ke Siak ataupun pulang ke Bungaraya. Ia hanya berharap kepada Pemerintah Siak khususnya Dinas PU Tarukim agar jalan tersebut segera diperbaiki agar layak dilintasi.
"Ya semoga lekas diaspal agar bisa dinikmati warga, letih begini terus melihat kondisi jalan yang parah," harapnya.
Sementara itu, Dinas PU Tarukim Siak melalui Bidang Bina Marga, Ari Nofrizal saat dikonfirmasi mengaku kalau jalan tersebut hanya akan ditimbun dahulu. Sebelumnya, akses jalan yang memadai menjadi dambaan setiap warga. Begitu juga dengan harapan warga Dusun Sidomulyo, Kampung Bunga Raya, Kecamatan Bungaraya, Siak.
Mereka menantikan satu-satunya jalan akses menuju kota Siak diperbaiki namun tak kunjung terealisasi. Semakin banyak warga menjadi korban, jatuh akibat menabrak lubang maupun mengelak dari lubang yang menganga di tengah jalan itu.
Melihat kondisi itu, pemuda dan warga setempat melakukan gotong royong dan iuran untuk membeli semen, pasir dan kerikil guna menutup jalan berlubang. Mereka melakukan iuran untuk membeli bahan baku pasir, semen, krikil dan lainnya untuk menutup lubang-lubang yang ada di jalan lintas tersebut.
"Nunggu Pemda Siak yang memperbaiki entah kapan lah itu, " jelas Ketua Pemuda, Dasuki Roman
Dasuki bersama pemuda lainnya berinisiatif menutup lubang tersebut karena sudah banyak korban yang jatuh akibat dari lobang yang menganga di tengah jalan tersebut.
"Kami tak mau ada korban lagi, apalagi sudah mau bukan suci ramadhan, warga biar focus beribadah, jangan gara-gara jalan rusak lalu kita dongkol membuat puasa jadi sumbing," sebut Dasuki.
Aksi protes itu tak berhenti di situ, sekelompok pemuda tersebut berpindah ke satu ruas jalan yang lubangnya juga dalam dan menanami dua buah pohon pisang. Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Binamarga Dinas PU Tarukim Siak, Ari Nofrizal saat dikonfirmasi pihaknya akan memperbaiki jalan tersebut tahun ini. Saat ini pihaknya sedang melakukan proses kontrak kerja dengan rekanan. (Adv)