Dalam Valdai Discussion Club, Vladimir Putin Pertimbangkan Akan Hadir Dalam Pertemuan Pemimpin Negara G20 Di Bali

Dalam acara diskusi di Valdai Discussion Club, Moskwa (27/10/2022) Connie Rahakundini Bakrie, ajak Presiden Vladimir Putin untuk hadir di Bali dalam pertemuan pemimpin negara G20, (Foto: Valdai Discussion Club, Moskwa)

 

Indonesiainteraktif.com, Bengkulu -- Dalam sesi tanya jawab acara diskusi di Valdai Discussion Club, Moskwa (27/10/2022), saat diberi kesempatan, Connie Rahakundini Bakrie, pengamat militer dan pertahanan dari Indonesia, mengajak Presiden Vladimir Putin untuk hadir di Bali dalam pertemuan pemimpin negara G20. 

Selanjutnya, dalam acara tersebut, Connie kemudian memuji pidato Putin yang mirip dengan moto G20. Connie pun meminta Putin untuk datang ke Indonesia dalam pertemuan pemimpin negra G20 bulan depan.

“Saya suka dengan pidato Anda. Saya pikir pidato ini memberikan kita semangat bagaimana kita bisa membangun bersama, membangun lebih kuat. Kedengarannya seperti moto untuk G20. Kami berharap Anda akan datang ke Indonesia bulan depan,” ujar Connie pada acara Valdai Discussion Club yang digelar 24-27 Oktober 2022.

Vladimir Putin merespons pertanyaan Connie dengan menyampaikan bahwa hubungan Rusia dengan Indonesia sangat baik. Hubungan baik itu, lanjutnya, tidak hanya saat ini, melainkan sudah terbina sejak lama.

“Kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan Indonesia hampir sepanjang sejarah. Bukan hanya hari-hari ini saja. Presiden Joko Widodo, ketika dia menelepon saya, beliau memanggil dengan ‘saudara’, saya mengatakan hal yang sama dengannya. Kami menghargai hubungan yang telah kami bangun dengan Indonesia,” terangnya.

Putin menyampaikan bahwa dia akan mempertimbangkan untuk hadir pada acara G20 di Bali pada bulan depan. Selain itu, tambahnya, Rusia akan mengirimkan delegasi pada acara tersebut.

“Saya berterima kasih kepada pimpinan dan presiden atas undangan G20. Kami akan memikirkannya bagaimana kami bisa melakukannya. Rusia pasti akan diwakili di sana pada tingkat tinggi. Mungkin saya akan hadir juga, sekarang saya akan pikirkan itu,” kata Putin.

Seperti dikeahui, Valdai Discussion Club didirikan pada 2004. Namanya diambil dari Danau Valdai, yang terletak di dekat Veliky Novgorod, tempat pertemuan pertama kali diskusi dilakukan.

Dikutip dari situsnya, lebih dari 1.000 perwakilan komunitas ilmiah internasional dari 85 negara telah ambil bagian dalam ajang diskusi tersebut. Termasuk profesor dari universitas besar dunia, seperti Harvard, Columbia, Georgetown, Stanford, Universitas Tel Aviv, dan lainnya.

Kelompok barat menyebut club diskusi ini sebagai ajang propaganda Vladimir Putin. Dalam sambutannya, Putin mengkritik upaya negara adidaya untuk menciptakan tatanan baru, tetapi tidak akurat.
 
“Kami telah berbicara lebih dari sekali tentang perubahan itu, perubahan besar yang serius telah terjadi dan sedang terjadi di dunia. Tentang risiko yang terkait dengan degradasi institusi dunia dengan prinsip-prinsip keamanan kolektif, dengan substitusi hukum internasional untuk apa yang disebut aturan, saya ingin mengatakan jelas siapa yang menciptakan, tetapi tidak pungkas Vladimir Putin.” (HRX).

 

Editing : Dr. Ir. H. Herawansyah, S.Ars., M.Sc., MT., IAI.

Doctor in Social and Political Science, Airlangga University, Surabaya, expert in Political Science, Political Communication and Social Media.

Sumber data: Valdai Discussion Club, Moskwa, Federasi Rusia.

 

Connie

Acara diskusi di Valdai Discussion Club, Moskwa (24-27/10/2022), (Foto: Valdai Discussion Club, Moskwa)

 

Connie
 

Connie

 

Connie
 

Connie