Gusril Pausi : Saya Tidak Mangkir !!!, Sampai Hari Ini Belum Ada Panggilan KPK Kepada Saya Untuk Bersaksi Dalam Kasus Benih Lobster

A

L

Indonesiainteraktif.com - Pemberitaan yang membabi buta mengenai penyidikan  KPK atas kasus suap izin ekspor benih lobster di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (EP) dan kawan-kawan tampaknya sudah menjadi komoditi politik beberapa media siber dan beberapa media lain Selasa  (12/1/2021). 

Bahkan berita yang membabi buta ini sudah dapat dikatakan berita “HOAX,” dan melanggar kode etik jurnalistik. Untuk itu pihak penasehat hukum Gusril Pausi akan melaporkan media yang terlibat ke Dewan Pers dan aparat penegak hukum.

”Saya sudah minta penasehat hukum saya untuk melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan terhadap pemberitaan hoax ini. Saya minta agar melaporkan ke aparat penegak hukum dan Dewan Pers,”’Kata Gusril.

Menurut Gusril Pausi, hingga hari ini belum ada panggilan KPK kepada beliau  untuk bersaksi dalam kasus mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (EP) dan kawan-kawan.

 “Saya tegaskan bahwa hingga pagi ini saya belum menerima surat panggilan dari KPK untuk bersaksi dalam kasus mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (EP) dan kawan-kawan. Bagaimana dikatakan mangkir kalau surat panggilan belum saya terima,” tegas Gusril Pausi.

“Mengenai panggilan KPK untuk bersaksi dalam kasus korupsi mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (EP) dan kawan-kawan, sekali lagi saya tegaskan bahwa saya akan langsung memenuhi panggilan KPK apabila surat panggilan itu sudah saya terima,” pungkas Gusril.


Baca juga berita berikut ini:

Gusril Pausi : Saya tidak Terkait Dengan Korupsi Benih Lobster !!! Tapi Siap Bersaksi di KPK Jika Dibutuhkan.

 

(Hy)

 

 

(II/Hy)

Iklan 1 (3:1)

Indonesiainteraktif.com