Sinergitas Dengan Rohidin Mersyah Dalam Membangun Bengkulu 2020-2024, Helmi Hasan, Akan Menguasai Pilkada Bengkulu 2024

A

 

Indonesiainteraktif.com - Helmi Hasan adalah Walikota Bengkulu 2 periode 2013 - 2018 dan 2018 - 2023. Seorang anak muda yang pada tahun 2012 mampu mengalahkan sang petahana Ahmad Kanedi dengan suara yang signifikan. Kemenangan Helmi Hasan cukup mengagetkan berbagai pihak bukan tanpa alasan. Dengan umur yang masih muda, beliau mampu memenangkan pilkada menghadapi para seniornya dan yang lebih hebat lagi adalah kemenangan itu bukan di tanah kelahirannya Lampung, tetapi di Kota Bengkulu, sebuah kota tempat beliau menimbah ilmu dan mendapatkan jodoh saat kuliah di strata-1 Fakultas Ekonomi Universitas Bengkulu.

Pada tahun 2012, saya sempat menjadi staf beliau sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bengkulu. Memang tidak lama saya menjabat sebagai pejabat eselon 2 di Kota Bengkulu tetapi apa yang dilakukan beliau cukup bagus walaupun sebagian orang mengatakan beliau ‘kontroversi,’ apalagi dengan jenggot, sorban dan tongkat yang selalu menyertai kehadiran beliau.

Apapun kata orang, beliau mampu memperbaiki prasarana jalan di kota Bengkulu dari lapen, burda dan burtu menjadi ‘hotmix,’ sebuah struktur aspal yang mencampurkan aspal dan agregat dalam keadaan panas, yang biasa disebut hotmik. Selain prasarana jalan beliau juga mampu membangun prasarana bagunan gedung. Bahkan Kantor Walikota Bengkulu beliau ‘korbankan’ untuk kepentingan kesehatan masyarakat dalam bentuk Rumah Sakit Kota Bengkulu. Program rasmi pun membuat masyarakat Kota Bengkulu memilih beliau dengan suara yang terbanyak pada pilkada 2020. Bayak lagi yang dilakukan beliau dalam mensejahterakan masyarakat dan membangun Kota Bengkulu.

Apa yang dilakukan beliau dalam membangun Kota Bengkulu memang bagi sebagian orang cukup ‘kontroversi’ tetapi menurut saya adalah ‘kontoversi yang konstruktif,’ yang mampu melejitkan namanya sebagai salah seorang calon pempimpin muda Bengkulu ke depannya selain Mian, Gusnan Mulyadi, Rosjonsyah dan apabila masih terbuka kesempatan Ahmad Hijazi, Agusrin Maryono, Sultan B Najamudin dan Imron Rosyadi.

Namun kalau melihat dari hasil pilkada 2020, apa yang dilakukan Helmi Hasan sungguh sangat luar biasa. Perolehan suara Helmi Hasan yang 32,2% mampu mematahkan suara Agusrin Maryono - Imron Rosyadi (mantan Gubernur Bengkulu dan mantan Bupati Bengkulu Utara 2 periode) sebesar  26,7% walau tetap harus kalah dari sang petahana yang terbaik Rohidin Mersyah - Rosjonsyah dengan suara 41,1%.

Salah satu kelemahan Helmi Hasan dalam pilkada 2020 menurut saya adalah kampanye negatif yang dilakukan oleh para pendukungnya terhadap calon lain yang membabi buta, menyerang tanpa arah sehingga membuat ketidaksukaan para pemilih dan masyarakat lainnya sehingga belum memilih beliau sebagai Gubernur. 

Tetapi apapun itu, semua kekurangan masih bisa diperbaiki pada tahun 2024,  karena kemenangan dalam pilkada itu adalah bagaimana menggerakkan hati orang secara ikhlas atau sukarela untuk memilih bukan memaksa atau mengancam orang untuk memilih, dengan cara apapun, apalagi politik bersifat dinamis, lain lawan lain pula strategi yang harus digunakan.

Untuk kedepannya, apabila Helmi Hasan akan mencalon lagi sebagai Gubernur, tentu komunikasi yang baik dan sinergitas harus tetap dilakukan dengan Rohidin Mersyah  sang petahana dan pemenang pilkada Gubernur 2020. Hindari kampaye negatif terhadap sang petahana, apalagi sang petahana bukan lagi saingannya di pilkada 2024. Teknis sosialisasi dan kampanye tentu harus dikaji ulang.

Melihat apa yang dilakukan Helmi Hasan dalam beberapa tahun ini, termasuk pilkada 2020, bukan tidak mungkin pilkada 2024 akan menjadi milik beliau. Karena apa yang dilakukan Helmi Hasan pada pilkada 2020 hanya ‘warming up’ dalam menyongsong pilkada yang sebenarnya pada tahun 2024 mendatang dan menang.

Mengaku kalah secara gentleman pada pilkada 2020 kepada Rohidin - Rosjonsyah adalah hal yang luar biasa dari sosok Helmi Hasan dan itu adalah langkah terbaik, karena memang untuk pilkada 2020, Rohidin Mersyah masih tetap yang terbaik sebagai Gubernur Bengkulu tetapi untuk pilkada 2024 Helmi Hasan masih bisa meraih mimpinya memimpin Provinsi Bengkulu.

 

Dr. Ir. H. Herawansyah, S.Ars., M.Sc., MT, IAI

Doctor of Philosophy in Social Science - Expert in Political Science dan Social Media.
Ahli Teknik Jalan Utama, Ahli Teknik Bangunan Gedung Utama, Ahli Teknik Rawa dan Pantai Utama, Ahli Manajemen Konstruksi Utama, Ahli Pengadaan Barang dan Jasa dan Arsitek Madya.

Iklan 1 (3:1)

Indonesiainteraktif.com