HERYANTO KARYAWAN BANK BENGKULU || SEHAT DARI C0R0N4 SETELAH DIRAWAT DI RSMY BENGKULU

HERYANTO KARYAWAN BANK BENGKULU || SEHAT DARI C0R0N4 SETELAH DIRAWAT DI RSMY BENGKULU

 

Indonesiainteraktif.com – Heryanto, seorang petinggi dari Bank Bengkulu mencurahkan isi hatinya pasca dinyatakan sembuh dari Covid-19. dan diperbolehkan pulang ke rumah oleh tim kesehatan Rumah Sakit M.Yunus  Bengkulu, Sabtu (18/4). Curahan hati Heryanto secara lengkap dapat dilihat channel youtube milik https://www.youtube.com/watch?v=7NGjF330tLw&t=10s.

Heryanto menjalani perawatan di Rumah Sakit  M. Yunus Bengkulu sejak 2 April lalu, karena berdasarkan hasil swab test pertama dinyatakan positif Covid-19 akibat tertular dengan pasien lain covid-19 di Jakarta. Namun dengan semangat yang pantang menyerah, kesehatannya terus membaik hari demi hari sehingga dinyatakan sembuh, sehat dan diperbolehkan pulang oleh tim medis. Setelah dinyatakan sembuh, sehat dan diperbolehkan pulang, Heryanto menceritakan isi hatinya, selama menjalani perawatan di ruang isolasi RSMY. Selama menjalani perawatan, Heryanto mengaku terus optimis dan meyakinkan diri untuk sembuh dari virus yang berasal dari Provinsi Wuhan, Cina tersebut.

“Selama dalam perawatan, saya menyakinkan dalam diri, dan menanamkan keinginan kuat untuk segera sembuh. Tim kesehatan juga selalu mendorong dengan memberikan motivasi setiap waktu,” ungkap Heryanto, salah satu petinggi Bank Bengkulu itu.

Selama menjalani perawatan di RSMY, dirinya selalu mengikuti semua anjuran yang diberikan tim kesehatan. Selama perawatan, tim kesehatan bekerja sangat baik dan penuh perhatian, bahkan untuk jadwal makan pun, sebelum jadwalnya sudah disuguhi makanan oleh tim kesehatan.

“Saya mengucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan tim kesehatan yang mendampingi selama masa perawatan,” katanya.

Heriyanto mengatakan, perhatian dari pemerintah daerah, keluarga, kantor, dan masyarakat, sangat berpengaruh besar bagi kondisi kesehatannya. Setiap hari, komunikasi intens terjalin lewat telepon dengan keluarga, sekedar menanyakan keadaan dan saling menguatkan.

“Perhatian dari berbagai pihak sangat besar, yang selalu memberikan support, begitupun pihak kantor. Di samping itu, ada keluarga yang selalu hadir memberikan motivasi, semangat dan saling menguatkan untuk segera pulih,” ujar Heriyanto sambil meneteskan air mata.

Heryanto memberikan motivasi agar pasien Covid-19 lain tetap semangat, jauhi stres,dan tingkatkan keimanan. Selain itu, ia meminta agar pasien Covid-19 untuk selalu tertib mengikuti anjuran dari tim kesehatan yang menangani. Sementara, Direktur RSUD M Yunus Zulki Maulub Ritonga menyampaikan di awal perawatan Heryanto sempat mengalami penurunan kesehatan hingga hari keenam, di hari selanjutnya kondisi Heryanto terus membaik dan unruk memantau paru-paru Heryanto dokter yang menangani selalu melakukan rontgen, sehingga akhirnya dari hasil rontgen tampak paru-paru Heryanto kembali bersih dan dinyatakan sehat.

“Kami bersyukur, yang bersangkutan bisa pulih dan kembali kerumah. Ini menjadi pengalaman kami dalam merawat pasien Covid-19, diawal awal sempat kami pertimbangan memasang alat bantu napas. Namun, kondisi tubuh pasien yang kuat membantu proses penyembuhan lebih cepat, sehingga hingga hari ini HN diperbolehkan pulang,” jelas Zulki.

Direktur RSUD M Yunus Zulki Maulub Ritonga menjelaskan Heryanto hari ini sudah diizinkan pulang setelah 16 hari dalam tahap perawatan, selanjutnya Heryanto akan menjalani isolasi secara mandiri di tempat yang sudah disiapkan. Namun masih tetap dalam pengawasan tim kesehatan.

“Nanti Heryanto masih menjalani tahap isolasi secara mandiri, selama 8 hari kedepan dan Terus dipantau perkembangannya, didampingi oleh tim kesehatan dari rumah sakit,” terang Zulki.

Zulki juga melaporkan bahwa berdasarkan hasil SWAB kedua pada 12 april lalu, Heryanto dinyatakan negatif. kemudian SWAB ketiga juga sudah diambil dan hasilnya masih menunggu dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang. “Keputusan Heryanto kita ambil, setelah Swab kedia yang keluar hasilnya negatif, sekarang masih menunggu Swab ketiga,” tutupnya. (Hy/Adv)