Indonesiainteraktif.com, Bengkulu Selatan - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) memastikan pelayanan penanggulangan kebakaran dan kondisi darurat lainnya tetap berjalan optimal meskipun jumlah armada yang dimiliki masih terbatas.
Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, seluruh armada pemadam kebakaran yang tersedia saat ini dipastikan dalam kondisi siap operasional selama 24 jam penuh untuk mengantisipasi berbagai potensi kebakaran maupun keadaan darurat nonbencana.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bengkulu Selatan, Efredy Gunawan, S.SPT., M.Si, mengatakan bahwa saat ini terdapat tiga unit armada pemadam kebakaran yang masih aktif beroperasi. Meski jumlahnya terbatas, seluruh kendaraan dipastikan dalam kondisi prima dan siap digunakan kapan saja dibutuhkan.
“Untuk saat ini armada pemadam yang aktif beroperasi sebanyak tiga unit. Meskipun jumlahnya terbatas, seluruh kendaraan dipastikan dalam kondisi siap pakai dan personel selalu siaga selama 24 jam,” ujar Efredy.
Ia menjelaskan, kesiapan tersebut mencakup seluruh aspek pendukung operasional, mulai dari ketersediaan air di dalam tangki kendaraan, kecukupan bahan bakar, hingga kesiapan personel yang bertugas untuk merespons setiap laporan yang masuk dari masyarakat.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar petugas dapat segera bergerak menuju lokasi kejadian tanpa harus melakukan persiapan tambahan yang berpotensi menghambat proses penanganan.
“Ketika laporan diterima, petugas langsung menuju armada yang telah siap digunakan. Tidak diperlukan lagi waktu untuk mengisi air maupun menyiapkan kebutuhan operasional lainnya karena seluruhnya telah dipersiapkan sebelumnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Efredy menyampaikan bahwa Damkar Bengkulu Selatan menerapkan standar waktu tanggap (response time) yang cepat, yakni sekitar lima hingga sepuluh menit sejak laporan diterima hingga armada tiba di lokasi, tergantung kondisi medan dan jarak tempuh.
Bahkan, dalam waktu kurang lebih tiga menit setelah laporan diterima, personel telah bergerak menuju kendaraan untuk segera meluncur ke lokasi kejadian.
“Kami berupaya semaksimal mungkin agar dapat segera tiba di lokasi sehingga api dapat dikendalikan lebih cepat dan potensi kerugian yang dialami masyarakat dapat diminimalkan,” katanya.
Efredy juga meluruskan informasi yang sempat beredar di masyarakat terkait anggapan bahwa armada pemadam kebakaran harus mengisi air terlebih dahulu sebelum menuju lokasi kebakaran. Menurutnya, informasi tersebut tidak benar.
Ia menegaskan bahwa setiap armada telah dilengkapi cadangan air di dalam tangki sehingga dapat langsung digunakan saat tiba di lokasi kejadian.
“Armada kami telah membawa persediaan air di dalam tangki masing-masing. Oleh karena itu, tidak ada proses pengisian air terlebih dahulu sebelum berangkat karena seluruh kebutuhan operasional telah dipersiapkan sebelumnya,” tegasnya.
Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, petugas juga menjalankan sejumlah prosedur teknis guna memastikan proses pemadaman berjalan aman dan efektif. Tahapan tersebut meliputi pemasangan Power Take Off (PTO) sebagai penggerak pompa air, penyiapan selang pemadam, hingga pengecekan tekanan air sebelum proses pemadaman dilakukan.
Menurut Efredy, setiap tahapan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan penanganan kebakaran sekaligus mencegah risiko yang lebih besar.
“Apabila penanganan terlambat dilakukan, api dapat dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya. Karena itu, tugas kami tidak hanya memadamkan api pada satu titik, tetapi juga mencegah penyebaran kebakaran agar tidak membahayakan lingkungan sekitar,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, termasuk memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta segera melaporkan setiap kejadian darurat agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
Semoga rilis ini dapat digunakan sebagai berita resmi media maupun bahan publikasi instansi.