IndonesiaInteraktif.com, Bengkulu — Ketua Komisi IV DPRD Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, mendorong perbaikan dan pembaruan data penerima bantuan sosial (Bansos) agar penyaluran tepat sasaran. Dorongan ini disampaikan menyusul banyaknya keluhan warga saat reses terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Masyarakat (Kesra).
Usin menilai masih terjadi ketidaktepatan data, di mana warga yang layak justru tidak menerima bantuan, sementara yang tidak berhak malah mendapat BLT. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi dan pembaruan data dari BPS, Dukcapil, serta Kementerian Sosial, disertai verifikasi ketat oleh pendamping sosial.

“Data BLT Kesra ini banyak dikeluhkan warga. Yang pantas tidak dapat, yang tidak pantas justru menerima,” ujar Usin, Kamis (11/12/2025).
Selain itu, Usin menyampaikan aspirasi warga agar Dinas Sosial bersama kelurahan memasang stiker penanda warga miskin bagi penerima bantuan, sebagai bentuk transparansi di lapangan.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Swifanedi Yusda, mengatakan penyaluran BLT Kesra telah terealisasi kepada 79.839 penerima manfaat dari total 93.107 penerima. Sisanya sebanyak 13.268 penerima ditargetkan selesai sebelum akhir tahun 2025.
“Penyaluran terus kami pantau dan data penerima masih divalidasi di seluruh kabupaten dan kota,” kata Swifanedi. (Adv)