Waka I DPRD Bengkulu Soroti Video Viral Mobil Pemprov Mogok dan Minta Semua Pihak Jaga Etika

Waka I DPRD Bengkulu Soroti Video Viral Mobil Pemprov Mogok dan Minta Semua Pihak Jaga Etika

 

Indonesiainteraktif.com, Bengkulu - Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menyayangkan beredarnya video viral yang menampilkan kendaraan operasional milik Pemerintah Provinsi Bengkulu mengalami kendala di perjalanan. Dalam video tersebut juga terdengar umpatan yang dinilai kurang pantas disampaikan di ruang publik.

Menurut Teuku, apabila terjadi persoalan teknis pada kendaraan dinas, seharusnya hal itu dapat diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, bukan langsung dipublikasikan di media sosial.

“Kalau memang ada kendala, sebaiknya disampaikan melalui jalur koordinasi. Bisa menghubungi Kepala Biro Umum, Kabag Umum, atau saya selaku Ketua KONI. Pasti akan kita carikan solusi agar persoalan ini tidak menjadi polemik,” ujar Teuku Zulkarnain.

Ia menjelaskan, kendaraan yang digunakan sebelumnya telah dinyatakan layak jalan oleh pihak Biro Umum Pemerintah Provinsi Bengkulu. Namun demikian, menurutnya, gangguan teknis di perjalanan merupakan hal yang bisa saja terjadi dan tidak selalu dapat diprediksi.

Dalam video yang beredar, tampak sebuah komponen kendaraan mengalami kerusakan dan terlihat pula kendaraan berpelat merah milik Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Kadang kendaraan sudah dicek dalam kondisi baik sebelum berangkat, tetapi di perjalanan bisa saja mengalami kendala. Karena itu, tidak perlu saling menyalahkan,” katanya.

Teuku menambahkan, KONI Bengkulu juga telah berupaya membantu penyediaan kendaraan operasional di tengah kondisi efisiensi anggaran yang sedang berlangsung. Ia berharap seluruh pihak dapat saling memahami serta menjaga komunikasi ketika menghadapi masalah di lapangan.

“Dari pihak Biro Umum, kendaraan tersebut dinyatakan layak pakai sehingga dipinjamkan. Kalau kemudian ada kendala di perjalanan, seharusnya bisa diselesaikan dengan koordinasi yang baik,” jelasnya.

Menurutnya, pihak yang mengalami kendala seharusnya dapat segera menghubungi Biro Umum atau pihak KONI untuk meminta bantuan, sehingga persoalan dapat ditangani tanpa perlu menimbulkan kesan negatif di ruang publik.

 

Waka I DPRD Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnain, SE

“Mereka bisa langsung menghubungi pihak terkait dan meminta bantuan. Dengan komunikasi yang baik, persoalan seperti ini sebenarnya bisa diselesaikan secara baik pula,” ucap Teuku.

Lebih lanjut, Teuku juga menyesalkan adanya umpatan dalam video tersebut. Ia menilai hal itu dapat menimbulkan kesan negatif terhadap Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Yang kita sesalkan adalah adanya umpatan dalam video itu, sehingga terkesan menyudutkan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Padahal kendala kendaraan di perjalanan bisa terjadi kapan saja,” tutupnya.