
IndonesiaInteraktif.com, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu saat ini terus menggenjot penerimaan asli daerah (PAD) dari berbagai sektor. Salah satunya sektor pariwisata. Untuk itu, Wali Kota Bengkulu menggelar festival Pantai Panjang yang digelar di kawasan objek wisata Pantai Panjang.
Festival Pantai Panjang digelar mulai dari 24 hingga 26 Juli yang lalu. Sejak hari pertama digelar Festival Pantai Panjang ribuan masyarakat memadati lokasi festival yang berlangsung selama tiga hari tiga malam. Festival yang digelar Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pariwisata Kota Bengkulu ini menjadi salah satu agenda wisata terbesar tahun ini. Berbagai kegiatan disiapkan untuk menghibur masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
Sebelum pembukaan festival, kawasan Pantai Panjang terlebih dahulu diramaikan dengan pawai atau karnaval seluruh murid TK dan PAUD se-Kota Bengkulu yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Dedy Wahyudi bersama Bunda PAUD Kota Bengkulu Dian Fitriani Dedy Wahyudi. Rangkaian Festival Pantai Panjang Semarak Pesisir diisi dengan Expo UMKM Pesisir, Tari Kolosal, Explore City Tourism, Pameran Telong-Telong, Lomba Mewarnai, Sepak Bola Pantai, Live Mural, pertunjukan musik hingga tari tradisional.
Pembukaan festival turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Bengkulu, perwakilan Kapolda Bengkulu, Danlanal Bengkulu, Pemerintah Provinsi Bengkulu yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Murlin, para bupati atau perwakilan kabupaten, OJK, Kanwil Hukum dan HAM, pimpinan perbankan, Penjabat Sekda Kota Bengkulu Medy Febriansyah, para asisten, staf ahli, kepala OPD serta tamu undangan lainnya.
Wali Kota Dedy Wahyudi mengapresiasi semangat seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival.
"Ke depan acaranya akan dibuat lebih besar lagi karena dampaknya sangat baik terhadap UMKM dan kunjungan wisata. Stand UMKM juga akan kita tambah agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," ujar Dedy.
Sementara itu dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Nina Nurdin mengatakan festival ini menjadi salah satu agenda kalender pariwisata yang bertujuan mempromosikan Pantai Panjang sebagai destinasi unggulan sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. (rwf/prw)
