Kasus Tertembaknya LS oleh EH Ajudan Bupati Kaur, Penyidik Belum Juga Mengirimkan Hasil Penyidikan Awal Kajari Kaur Terbitkan P-17 Ke-2

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menggagas Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) yang diciptakan untuk membentuk Transparansi dan Handling Complain (Pengaduan) bagi masyarakat mendapat respon positif dari jajaran kepolisian (Google/Ilustrasi)

 

Indonesiainteraktif.com, Kaur - Kedisiplinan administrasi dalam menangani perkara pidana umum yang dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kaur Nurhadi Puspandoyo, S.H., M.H., dan Kasi Pidum Novy Saputra, S.H., patut diapresiasi dan diberi acungan jempol. Hal ini dapat dilihat dalam menangani perkara tertembaknya LS pegawai honorer Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur oleh Bharatu EH ajudan Bupati Kaur Lismidianto yang juga telah ditetapkan menjadi tersangka oleh penyidilk Polres Kaur.

Penetapan sebagai tersangka tersebut juga diterbitkan bersamaan dengan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan atau SPDP Nomor : SPDP/58/X/2021/Reskrim tanggal 1 Oktober 2021 yang ditanda-tangani oleh Kasat Reskrim Polres Kaur IPTU Indro Witaryuda Prawira, S.T.K., S.I.K, dan diterima oleh Kejari Kaur pada tanggal 1 Oktober 2021.

Setelah SPDP diterbitkan oleh penyidik Polres Kaur pada tanggal 1 Oktober 2021, ternyata 30 hari setelah itu, penyidik belum juga mengirimkan berkas perkara tahap-1 (hasil penyidikan awal tahap-1).Akibatnya Kepala Kejaksaan Negeri Kaur Nurhadi Puspandoyo, S.H., M.H., langsung mengirimkan P-17 ke-1 pada tanggal 1 November 2021

Setelah menunggu 30 hari sejak 1 November 2021, penyidik belum juga mengirimkan berkas perkara tahap-1 (hasil penyidikan awal tahap-1), maka pada tanggal 2 Desember 2021, Kepala Kejaksaan Negeri Kaur langsung mengirimkan Surat P-17 ke-2 berdasarkan Surat Nomor : 1435/L.7.16/Eoh.1/12/2021.

“Benar, Kajari Kaur Bapak Nurhadi Puspandoyo, S.H., M.H., telah menandatangani P-17 ke-2 pada tanggal 2 Desember 2021, demi kedisiplinan dalam penanganan perkara,” kata Kasi Pidum Kejari Kaur Novy Saputra, S.H.

“Apabila 30 hari setelah ini pada awal bulan bulan Januari 2021 nanti, pihak penyidik belum juga mengirimkan berkas perkara tahap-1, maka kami akan mengirimkan P-17 ketiga dengan disertai pengembalian SPDP kepada pihak penyidik Polres Kaur, “‘lanjut Kasi Pidum Kejari Kaur yang ramah dan sangat komunikatif dengan wartawan ini.

Dalam kasus tertembaknya LS pegawai honorer Pemkab Kaur akibat senjata Bharatu EH ajudan Bupati Kaur Lismidianto yang juga mantan anggota polri dengan pangkat terakhir AKBP pada hari kamis (9/9/2021), banyak kejanggalan yang ditemukan. Hal ini diyakini investigator saat investigasi ke Kota Bintuhan satu hari setelah kejadian tertembaknya LS oleh senjata Bharatu EH. Ada yang janggal dan ada yang tidak runtut bahkan setelah kejadian diduga seorang petinggi Pemkab Kaur memerintahkan  pegawai yang ada di lokasi jangan berstatemen apa-apa yang menimbulkan pemikiran siapa sebenarnya yang menyebakan tertembaknya LS tersebut. 

Memang kita tidak boleh berspekulasi dan beropini tetapi tetap saja terus bertanya-tanya atas banyaknya kejanggalan dalam kejadian tersebut. Tetapi investigator berpikir justru kasus ini dapat dijadikan ukuran apakah pelaksanaan Presisi itu memang benar diterapkan berdasarkan fakta lapangan dan alat bukti yang ada.

Salah seorang tokoh masyarakat Kaur yang enggan disebut namanya sangat berharap pihak Direktorat Reserse Kriminal Umum dapat menuntaskan perkara ini dengan sejelas-jelasnya, objektif dan terbuka agar spekulasi yang ada dapat dibuat terang benderang dengan fakta yang ada.

 

BACA DISINI BERITA LENGKAP PERISTIWA TERTEMBAKNYA LS PEGAWAI HONORER PEMKAB KAUR OLEH BHARATU EH AJUDAN BUPATI KAUR LISMIDIANTO:

LETUSAN SENJATA APARAT PENEGAK HUKUM DI KANTOR BUPATI KAUR DIDUGA LUKAI HONORER, KAPOLRES KITA AKAN TINDAK LANJUTI

ADVOKAT DEDEN ABDUL HAKIM : AKSI PENEMBAKAN DI RUANG STAF BUPATI HARUS SEGERA DI PROSES !!!, SENJATA API BUKAN BARANG MAINAN

KOORDINASI MENGENAI DUGAAN PENEMBAKAN DI RUANG STAF BUPATI KAUR, TIM INVESTIGATOR DATANGI KABID PROPAM POLDA BENGKULU

IRWASDA POLDA BENGKULU KIRIM TIM KE KAUR, TINDAK LANJUTI DUGAAN PENEMBAKAN DI RUANG STAF BUPATI KAUR

DI NTB BRIPTU IMP PAMER PISTOL BARENG DEPT COLLECTOR DITINDSK TEGAS, DI BENGKULU BHARATU EH DIDUGA TEMBAK HONORER PEMKAB KAUR TERKESAN DITUTUPI

POLISIHEBAT!!!  AKHIRNYA BHARATU EH DIDUGA PELAKU TERTEMBAKNYA LS PEGAWAI HONORER PEMKAB KAUR JADI TERSANGKA

KASUS TERTEMBAKNYA LS OLEH BHARATU EH, PENYIDIK POLRI BELUM JUGA MENGIRIMKAN HASIL PENYIDIKAN AWAL, KAJARI KAUR TERBITKAN P-17

 

Pada hari Rabu (1/12/2021), Investigator Indonesiainteraktif.com kembali melakukan konfirmasi Kepala Bidang Propam Polda Bengkulu Kombes Pol. Kuswahyudi Tresnadi, S.H., S.I.K, mengenai perkembangan penanganan perkara tertembaknya LS pegawai honorer Pemkab Kaur oleh senjata Bharatu EH ajudan Bupati Kaur Lismidianto.

“Proses pidananya sedang ditangani Ditreskrimum Polda Bengkulu sedang pelanggaran etiknya akan ditangani Bidang Propam Polda Bengkulu setelah proses pidanya selesai,” Kata Kombes Pol Kuswahyudi yang juga mantan Kabid Humas Polda Jambi ini.

Pada hari ini, Jum’at (3/12/2021), Investigator Indonesiainteraktif.com berhasil menghubungi Direktur Reskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol Teddy Suhendyawan S.I.K., mengenai kasus tertembaknya LS pegawai honorer Pemkab Kaur oleh Bharatu EH ajudan Bupati Kaur Lismidianto.

“Saya masih di luar kota, kasus tersebut sedang dalam penyidikan,” kata Kombes Pol Teddy Suhendyawan.

Investigator Indonesiainteraktif.com telah melakukan komunikasi untuk janji bertemu dengan mantan Wadir Resnarkoba Polda Jatim ini saat beliau ada di Bengkulu minggu depan.

Tim Investigator Indonesiainteraktif.com berharap agar hukum dapat ditegakkan setingginya. Siapa yang bersalah dapat dihukum dengan hukuman yang pantas. (HRX).