Semangat Ibadah Sejak Dini, Murid TK IT Baitul Izzah Gelar Manasik Haji di Asrama Haji Bengkulu

Semangat Ibadah Sejak Dini, Murid TK IT Baitul Izzah Gelar Manasik Haji di Asrama Haji Bengkulu/Bengkulu

 

 

IndonesiaInteraktif.com, Bengkulu – Suasana religius dan penuh semangat tampak menyelimuti kawasan Asrama Haji Bengkulu saat ratusan murid TK IT Baitul Izzah mengikuti kegiatan manasik haji. Dengan mengenakan pakaian ihram mini bagi siswa laki-laki dan busana muslimah serba putih bagi siswa perempuan, anak-anak tampak antusias mengikuti setiap rangkaian simulasi ibadah haji yang dipandu para guru dan pembimbing.

 

Kegiatan edukatif tersebut digelar sebagai bagian dari pembelajaran pendidikan agama Islam sejak usia dini, sekaligus menanamkan nilai-nilai spiritual, kedisiplinan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap rukun Islam kelima kepada para peserta didik.

 

Sejak pagi hari, para siswa bersama orang tua dan guru sudah memadati lokasi kegiatan. Anak-anak tampak ceria mengikuti arahan pembimbing mulai dari niat ihram, tawaf mengelilingi miniatur Ka’bah, sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah, hingga simulasi lempar jumrah. Meski masih berusia dini, para murid terlihat serius dan berusaha memahami makna setiap rangkaian ibadah yang diperagakan.

 

Kepala TK IT Baitul Izzah, Neni Oktaria, S.P.D, Gr, mengatakan bahwa kegiatan manasik haji merupakan agenda rutin sekolah yang bertujuan membentuk karakter islami anak sejak dini. Menurutnya, pembelajaran praktik seperti ini jauh lebih efektif karena anak-anak dapat belajar langsung melalui pengalaman dan simulasi nyata.

 

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengenalkan tata cara ibadah haji kepada anak-anak sejak kecil. Tidak hanya teori di kelas, tetapi mereka juga bisa merasakan suasana pelaksanaan ibadah haji secara sederhana. Harapannya, kelak mereka memiliki cita-cita untuk benar-benar menunaikan ibadah haji,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman menjadi salah satu fokus utama sekolah. Karena itu, kegiatan luar kelas seperti manasik haji dinilai penting untuk membangun pemahaman spiritual sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dan kebersamaan di antara siswa.

 

Para guru tampak aktif mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan komunikatif, anak-anak diarahkan mengikuti tahapan demi tahapan manasik dengan tertib. Sesekali terdengar lantunan talbiyah yang diucapkan bersama-sama oleh para siswa, menambah kekhidmatan suasana di lokasi kegiatan.

 

Selain menjadi sarana pembelajaran agama, kegiatan tersebut juga menjadi momen kebersamaan antara pihak sekolah dan orang tua murid. Banyak orang tua yang hadir mengaku bangga melihat anak-anak mereka mampu mengikuti rangkaian manasik dengan baik dan penuh semangat.

 

Salah seorang wali murid menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang digelar sekolah. Menurutnya, metode pembelajaran praktik seperti ini sangat membantu anak memahami ajaran agama dengan lebih mudah.

 

“Anak-anak jadi lebih cepat memahami karena langsung praktik. Mereka juga terlihat senang dan antusias. Ini pengalaman yang sangat baik untuk menanamkan pendidikan agama sejak dini,” katanya.

 

Menanamkan Kegiatan Manasik Haji Sejak Dini Untuk Anak-anak

 

 

 

 

 

Kegiatan manasik haji tersebut berlangsung lancar dan penuh keceriaan. Di akhir acara, para siswa mendapatkan motivasi dan pesan moral tentang pentingnya rajin beribadah, menghormati orang tua, serta menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

 

Melalui kegiatan ini, TK IT Baitul Izzah berharap dapat terus mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pondasi keimanan dan akhlak yang kuat. Momentum manasik haji ini pun menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak dalam mengenal salah satu ibadah terbesar dalam Islam dengan cara yang menyenangkan dan edukatif.

 

Menanggapi Program manasik haji tersebut berlangsung lancar yang dilaksanakan oleh TK IT Baitul Izzah, Ibu Herry Susanty Herawan, merasa sedang dan bahagia.

“Sebagai Wali Murid kami sangat mengapresiasi dan bangga berkenaan dangan apa yang dilakukan oleh TKIT Baitul Izzah karena ini dapat menjadi dasar bagi anak-anak untuk mengembangkan generasi Islami sajak dini.